SuaraKaltim.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelusuri dugaan korupsi pada proyek penanganan banjir Daerah Aliran Sungai (DAS) Ampal di Balikpapan. Laporan terkait dugaan tersebut sudah disampaikan oleh Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) pada 19 Juni lalu.
Isu ini lantas kembali dipertanyakan ketika Ketua KPK Nawawi Pamolango bertandang ke Balikpapan. Ia menanggapi, laporan tersebut saat ini sedang dalam telaah Direktorat Pelayanan Laporan dan Pengaduan Masyarakat (PLPM).
Di mana KPK telah meminta MAKI untuk melengkapi bukti-bukti yang diperlukan untuk penyelidikan.
"Jika nanti sudah cukup, nanti akan diteruskan ke Direktorat Penyidikan KPK," kata Nawawi, melansir dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Selasa (19/12/2023).
Untuk diketahui, MAKI melaporkan proyek DAS Ampal karena adanya dugaan penyimpangan. Mulai dari proses lelang, hingga pelaksanaan proyek.
"Ada dugaan korupsi dalam proyek ini," kata Sekjen MAKI, Komaryono.
Komaryono mencontohkan, kondisi pengerjaan di Jalan MT Haryono (Global Sport) sangat tidak ideal. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa ada penyelewengan anggaran.
Sebagai gambaran, anggaran proyek penanganan banjir DAS Ampal di Kota Balikpapan senilai Rp 136 miliar. Proyek ini dilaksanakan dalam skema tahun jamak dengan waktu pengerjaan selama 518 hari kalender.
KPK akan segera melakukan penyelidikan terkait dugaan korupsi pada proyek ini. Masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi yang dibutuhkan untuk kelancaran penyelidikan.
Baca Juga: Balikpapan Geser Jayapura dari 10 Besar Kota dengan Biaya Hidup Termahal
Nawawi juga meminta masyarakat untuk terus mengawal kasus ini. "Kawal terus ya," singkat Nawawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
QLola by BRI Hadir sebagai Strategi Cerdas Mengelola Payroll Perusahaan Secara Efisien
-
BRI Kartu Kredit Tawarkan Berbagai Keuntungan bagi Para Traveler, Yuk Cek di Sini!
-
BRI Perluas Investasi Syariah, Bersama Syailendra Capital Garap Reksa Dana: Return Tembus 7,58%
-
Kolam Bekas Tambang di Kukar Jadi Tempat Wisata usai Terbengkalai 28 Tahun
-
Ribuan Guru PPPK di Kaltim Diperpanjang Kontraknya, DPRD Janji Kawal