Syahril juga menyebut, mahasiswa sebagai agen perubahan harus memahami pola-pola itu untuk menentukan jalan baik mana yang harus ditempuhnya.
Ia berharap, mahasiswa mesti punya sifat tamak menguasai ilmu-ilmu dasar tentang politik demi melengkapi kapasitas dirinya untuk menunaikan tri dharma perguruan tinggi.
"Karena mahasiswa yang baik adalah mahasiswa yang memperjuangkan ketimpangan sosial ekonomi di lingkungannya. Dan hal itu hanya dapat dicapai oleh mahasiswa yang tidak cacat dalam memahami politik bernegara dan bermasyarakat," tuturnya.
Syahril dipercayakan memimpin kader berbendera hijau hitam Samarinda ini melalui Konfercab ke-XXXVIII yang berlangsung selama lima hari pada 8-12 Januari 2024 di Sekretariat HMI cabang Samarinda, Jalan Perjuangan, Kota Samarinda, Kalimantan Timur
Baca Juga: Super Air Jet Hadirkan Kenyamanan dan Kemudahan untuk Penumpang Samarinda-Makassar
Dalam pemaparannya, Syahril memperkenalkan visi HMI Aspiratif yang merupakan suatu pelopor perubahan untuk kader HMI kota Samarinda terutama dalam penguatan basis internal ke depannya.
"Insya Allah kami akan kembali mengupayakan pengembangan kader yang komprehensif, serta tidak hanya dalam aspek akademis, tetapi juga keterampilan, karakter, dan integritas," bebernya.
Lebih lanjut, dalam masa kepemimpinannya akan melakukan kerja sama dengan pemerintah, sektor swasta, dan institusi pendidikan untuk mengembangkan program yang inovatif dan berdampak untuk kota Tepian, sebutan Samarinda.
"Keterlibatan HMI dalam setiap mengawal pembangunan di kota Samarinda harus perlu ditingkatkan lagi serta memperluas jaringan dan memperkaya pengalaman kader," harap mantan Ketua BEM FPIK Unmul ini.
Baca Juga: Bandara APT Pranoto Buka Rute Baru Samarinda-Makassar
Berita Terkait
-
Viral Polisi Suruh Pendemo Tolak UU TNI Cap Jari dan Foto, Publik Murka: Mereka Penjahat?
-
Demo Tolak UU TNI, Mahasiswi Ini Skakmat Annisa Mahesa: Diskusi Baik-baik Mau Didengar?
-
Pendaftaran UTBK Ditutup, Peserta Diminta Cek Kembali Lokasi Ujian dan Syarat Pembayaran
-
Aksi Tolak UU TNI di Jakarta Berakhir Ricuh
-
Massa Pendemo Tolak UU TNI di DPR Dipukul Mundur Aparat, Satu Motor Ludes Terbakar!
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan
-
Peringatan BMKG: Waspadai Dampak Pasang Laut di Pesisir Kaltim pada 2 April 2025
-
Sinergi DPRD dan Pemkab PPU, Stunting Berkurang Hingga 11,55 Persen