SuaraKaltim.id - Rencana pembangunan jembatan baru di Guntung tahun ini molor. Proyek yang semula digarap tahun ini harus ditunda karena lokasi pengerjaan belum final.
Jembatan ini merupakan rangkaian proyek jalan baru menuju Kelurahan Guntung. Jalanan yang ada saat ini rencananya akan digeser, PT Pupuk Kaltim dan Pemkot Bontang sepakat membangun jalan alternatif baru.
Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kota Bontang Anwar Nurddin mengatakan, rencana pembangunan jembatan harusnya dibangun sebanyak 5 titik. Namun ternyata hanya 4 titik yang bisa direalisasikan.
"Alasan lain juga anggaran terbatas. Kemudian juga lokasi yang belum pasti. Itu bisa ditanyakan sama PKT karena mereka yang buka jalannya," ucapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (08/02/2024).
Baca Juga: Bawaslu Bontang Telusuri Dugaan Penggunaan Fasilitas Pemkot untuk Kampanye
Informasi terakhir ialah lokasi jalan baru bergeser. Paling tidak bergeser sekitar 13 meter. Meski pergeseran titik tidak berdampak teknis hanya saja untuk oprit antara jembatan dan jalan.
Untuk membantu memudahkan pengerjaan yang dilakukan PKT, Pemkot Bontang akan pakai jembatan bailey yang sempat terpasang di Kilometer 5 Poros Bontang-Samarinda.
"Kalau anggaran kita tersedia pasti akan dibangun permanen. Kita pasang jembatan temporer aja dulu untuk memudahka pengerjaan," sambungnya.
Dari catatan informasi Klik Kaltim, nilai yang diajukan untuk usulan pembangunan jembatan tersebut kurang lebih Rp 7 miliar.
Pembukaan jalan baru itu diketahui sepanjang 800 Meter. Jalan itu berada di samping Hotel Equator. Untu jalan dikerjakan oleh Pupuk Kaltim.
Baca Juga: Fa "Bernyanyi", Petugas Ungkap Jaringan Narkoba di Balik Layar Penangkapan Kurir Sabu 514 Gram
"Kita hanya membant pembangunan jembatannya. Tapi tetap tunggu kalau sudah final," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
-
Indonesia Krisis Inovasi: Mengapa Riset Selalu Jadi Korban?
-
Pemerintah Mesti Manfaatkan Dana CSR Demi Dongkrak Ekonomi di Kawasan Pesisir
-
Prabowo Perintahkan Mendikdasmen Rekrut Guru untuk Sekolah Rakyat
-
Bukan Pengganti, Tapi Penyelamat: M Nuh Jelaskan Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
Terkini
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan
-
Peringatan BMKG: Waspadai Dampak Pasang Laut di Pesisir Kaltim pada 2 April 2025
-
Sinergi DPRD dan Pemkab PPU, Stunting Berkurang Hingga 11,55 Persen