SuaraKaltim.id - Sejumlah kecamatan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah mulai melakukan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Pemilu 2024. Setidaknya ada 11 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang telah melaksanakan pleno tingkat kecamatan sejak kemarin.
Di antaranya Kecamatan Tenggarong, Muara Badak, Kota Bangun Darat, Muara Muntai, Muara Kaman, Samboja Barat, Sebulu, Loa Kulu, Kenohan, Muara Wis dan Anggana. Hal itu disampaikan Ketua KPU Kukar, Purnomo.
“Pleno Tingkat kecamatan mulai tanggal 19 sampai selesai. Kami kasih batas waktu sampai tanggal 2 Maret,” katanya, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (20/02/2024).
Sedangkan, sembilan kecamatan lainnya akan segera menyusul melakukan pleno. Saat ini kecamatan-kecamatan lainnya tengah melakukan persiapan untuk menggelar pleno. Purnomo optimis PKK dapat merampungkan rekapitulasi sebelum tanggal 2 Maret.
“Kita kasih waktu selama 17 hari untuk PKK menggelar pleno. Semoga bisa cepat selesai dan tidak ada kendala,” sebutnya.
Purnomo menambahkan, setelah pleno di tingkat Kecamatan seluruh logistik pemilu akan digeser ke gudang KPU Kukar. Setelah semua pleno tingkat kecamatan rampung dan logistik tiba di gudang baru pleno tingkat kabupaten digelar.
“Pleno tingkat kabupaten kami rencanakan mulai tanggal 2 Maret,” sambungnya.
Sebelumnya, logistik Pemilu 2024 yang ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS) mulai dikembalikan secara bertahap ke gudang di tingkat kecamatan.Pengembalian dilakukan usai KPPS selesai melakukan proses pemungutan dan penghitungan suara.
Setelahnya, logistik dikumpulkan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang berada di tingkat kelurahan/desa. Logistik yang diserahkan ke PPS tidak akan diinapkan, hanya transit sebelum dikirim lagi ke gudang, yang selanjutnya akan ditangani oleh PPK.
Baca Juga: 214 Salinan C1 di Balikpapan Tengah Raib, Caleg Ketar-ketir
Saat rekapitulasi, PPK akan dibantu oleh PPS. Rekapitulasi dapat dilakukan secara panel dengan maksimal empat panel. Kemudian C hasil di TPS akan dibacakan dan dipastikan sah atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Harga Mobil Dinas Rp8,5 M, Gubernur Kaltim: Masa Mobil Kepala Daerah ala Kadarnya?
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026