SuaraKaltim.id - Burung Garuda Raksasa itu tampak berdiri megah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN). Bangunan yang paling menonjol secara visual dengan bilah-bilah sebagai selubung tersebut merupakan Istana Presiden yang dirancang maestro patung Indonesia Nyoman Nuarta.
Bilah-bilah terpasang itu membentuk kepak sayap Burung Garuda yang siap menyongsong Visi Indonesia Emas 2045. Nyoman Nuarta mengatakan, hasil pekerjaan struktur dan pemasangan bilah Istana Presiden ini sesuai dengan desain.
"Karena saya sendiri yang merancang, dan mengerjakannya. Tentu sesuai dengan desainnya," ujar Nyoman, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (29/02/2024).
Nyoman mengungkapkan bilah-bilah selubung Burung Garuda itu dikerjakan di bengkel kerja (workshop) miliknya, NuArt, di Bandung. Kemudian dirakit di Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan selanjutnya dipasang di lokasi proyek.
Pengiriman perdana bilah-bilah selubung Burung Garuda ini dilakukan pada 30 Agustus 2023, sekaligus menjadi momen bersejarah bagi NuArt dan momen penting bagi Indonesia.
Bilah-bilang selubung Burung Garuda yang terbuat dari baja anti korosi produksi PT Krakatau Steel (Persero) Tbk ini meliputi 465 modul, dengan 10 bilah setiap modulnya. Jika tidak ada kendala, total seluruh 4.650 bilah tersebut dapat diselesaikan pada bulan Maret 2024.
Burung Garuda Raksasa ini memiliki bentangan sayap sepanjang 177 meter dan menjulang setinggi 77 meter. Nyoman menggambarkan bahwa Istana Presiden ini adalah Istana Rakyat. Untuk itu, dia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama bergotong royong membangunnya.
Ajakan ini juga disampaikannya kepada publik melalui akun resmi media sosialnya. Dan Nyoman sangat berterima kasih atas beribu kebaikan yang diterimanya dari Ibu Pertiwi.
"Mari kita resapi bahwa Tuhan telah menganugerahkan alam dan negeri terindah di dunia ini kepada kita. Sekarang pertanyaannya, sudahkah kita sebagai manusia Indonesia turut berperan mempercantik negeri ini?," ungkapnya.
Baca Juga: 41 Titik Panas Terpantau di 3 Kabupaten Kaltim, Terbanyak di Kukar
"Apakah kita hanya berlaku sebagai penikmat belaka? Akankah kita membiarkan hanya orang-orang baik yang bekerja keras membangun dan mewujudkan Indonesia jaya?," sambungnya.
Hingga saat ini, Istana Presiden berbentuk Burung Garuda tersebut sudah mencapai perkembangan 74,94 persen.
Sementara Istana Negara dan Lapangan Upacara sudah mencapai 56,37 persen. Tampak Lapangan Upacara telah ditanami rumput hijau, memenuhi sebagian besar lapangan.
Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, sisa pekerjaan akan dikejar dalam lima bulan ke depan.
Menurut Danis, sisa waktu yang lebih kurang duapuluh minggu akan dibagi dalam tahapan pekerjaan menjadi 2-3 persen per minggu.
"Iya bisa dong (selesai Juli 2024). Lima bulan itu kan kurang lebih dua puluh minggu, kalau rata-rata progresnya setiap minggu 2-3 persen kan sisanya sekitar 40 persen. Kita targetnya 95 persen (pada Juli 2024)," tutur Danis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut