Siluq pun berpesan agar Ayus dan si bungsu tidak membuka tutup panci selagi dirinya memasak.
Saat sampai dirumah, Ayus dan si bungsu pun kelaparan namun sangat kecewa karena belum ada masakan yang matang.
Akhirnya, Ayus penasaran ingin mengetahui isi panci itu. Maka, ia pun segera membuka penutup panci tersebut.
Betapa terkejutnya ia tatkala melihat panci itu yang di dalamnya hanya terdapat beberapa lembar daun padi dan sebagian lainnya berupa nasi. Takut ketahuan oleh kakaknya, ia cepat-cepat menutup kembali panci itu.
Baca Juga: Misterius, Pesut Mahakam Berusia 25 Tahun Ditemukan Mati
Setelah Siluq melihat isi panci masih terdapat daun padi, Ayus dan Siluq bertengkar karena Ayus tidak menepati janji hingga membuat dirinya diusir.
Dalam pertengkaran itu, akhirnya Ayus melempar batuan kecil hingga berubah menjadi hutan nipah yang kemudian hancur dan membentuk aliran sungai yang diberi nama Kuala Mahakam.
Kontributor : Maliana
Berita Terkait
-
Asal-Usul Keluarga Ole Romeny di Indonesia, Ibu Juga Jago Main Bola
-
Sejarah Tradisi Baju Lebaran dari Masa ke Masa
-
Asal Usul Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadan dan Idul Fitri di Indonesia, Sempat Dilarang
-
Sejarah Banten dan Asal Usul Hingga Arti Nama di Baliknya
-
Ketupat Lebaran Bukan Sekadar Makanan, Ini Makna Filosofisnya
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
-
FULL TIME! Yuran Fernandes Pahlawan, PSM Makassar Kalahkan CAHN FC
-
Libur Lebaran, Polresta Solo Siagakan Pengamanan di Solo Safari
Terkini
-
BMKG: Hujan 80-90 Persen Berpotensi Guyur Kaltim, Warga Diminta Waspada
-
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
-
Dugaan Pencemaran Laut, PT EUP: Kami Tetap Peduli pada Kesejahteraan Nelayan
-
Peringatan BMKG: Waspadai Dampak Pasang Laut di Pesisir Kaltim pada 2 April 2025
-
Sinergi DPRD dan Pemkab PPU, Stunting Berkurang Hingga 11,55 Persen