SuaraKaltim.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan menemukan 95 titik panas secara tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sehingga pihak terkait diharapkan melakukan penanganan.
Hal itu disampaikan Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan BMKG Balikpapan Diyan Novrida belum lama ini.
"Sebanyak 95 titik panas tersebut terpantau sepanjang Kamis (29/02/2024) kemarin, mulai pukul 01.00 hingga 24.00 Wita," ujarnya, disadur dari ANTARA, Jumat (01/03/2024).
Sebaran titik panas ini telah disampaikan ke pihak terkait, seperti Manggala Agni, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Penyelamatan dan Pemadaman Kebakaran, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar dapat dilakukan tindakan lebih lanjut.
Jumlah 95 titik panas itu mengalami peningkatan ketimbang hari sebelumnya, Rabu (28/02/2024), yang 39 titik. Mengingat jumlah titik panas mengalami peningkatan, ia mengimbau semua pihak waspada dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Seperti tidak melakukan pembakaran di hutan maupun lahan, agar tidak terjadi penambahan maupun perluasan titik panas.
"Kewaspadaan perlu dilakukan karena sejumlah kawasan masih mengalami cuaca panas dalam beberapa hari berturut-turut. Cuaca seperti itu dapat menyebabkan ranting dan daun mengering yang rawan karhutla saat terkena api maupun bara," terangnya.
Diyan mengatakan, 39 titik panas pada Rabu kemarin terpantau di tiga kabupaten, yakni Kutai Barat (Kubar) 3 titik, Kutai Timur (Kutim) 17 titik, dan Kutai Kartanegara (Kukar) 19 titik.
Sebanyak 95 titik yang terpantau sepanjang Kamis, tersebar di lima daerah. Yakni Kota Bontang 7 titik, Kabupaten Kubar 4 titik, Kutim 14 titik, Kukar 69 titik, dan Kabupaten Berau 1 titik.
Baca Juga: Cuaca Panas Picu Karhutla, 39 Titik Panas Ditemukan di Kaltim
"Rinciannya, Kota Bontang yang tujuh titik, semuanya di Kecamatan Bontang Selatan dengan tingkat kepercayaan menengah, satu titik di Berau berada di Kecamatan Kelay juga memiliki tingkat kepercayaan menengah," paparnya.
Untuk di Kubar yang terpantau empat titik tersebar di tiga kecamatan, yakni Dilangputi 1 titik, Jempang 1 titik, dan Muara Pahu 2 titik yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
Kutim dengan 14 titik, tersebar di lima kecamatan. Yakni Bengalon 9 titik, Kaubun 1 titik, Kongbeng 2 titik, dan Kecamatan Muara Wahau 1 titik yang semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.
"Kutai Kartanegara yang terpantau 69 titik tersebar di 13 kecamatan, yakni Kembang Janggut 4 titik, Tenggarong Seberang 2 titik, Anggana 8 titik, Kota Bangun 3 titik, Loa Janan 3 titik, Marangkayu 4 titik, Muara Badak 2 titik, Muara Jawa 3 titik, Muara Kaman 25 titik, Muara Muntai 9 titik, Sanga-Sanga 1 titik, Sebulu 1 titik, dan Tabang 4 titik dengan tingkat kepercayaan menengah," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Jadwal Buka Puasa Samarinda dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026
-
Bos Tambang Batu Bara di Kaltim Ditahan, Disebut Rugikan Negara Rp500 Miliar
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Selasa 24 Februari 2026
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Dugaan Layanan Buruk Puskesmas Sebabkan Bayi Meninggal, Dinkes Kaltim Turun Tangan