Adapun rencananya menyasar tiga lokasi yaitu berlangsung di Halaman Kantor DP3 Balikpapan pada hari Selasa, kemudian hari Sabtu di Kawasan Taman Tiga Generasi, dan hari Minggu di Taman Bekapai.
“Untuk di Taman Bekapai ini kami bekerja sama dengan Dinas Pemuda Olahraga, dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan sebab lokasi itu merupakan taman di tengah kota,” tuturnya.
Kemudian, bila ada hari besar maka kegiatan semakin di rutin-kan, yang biasa digelar hanya tiga kali bisa menjadi empat kali dalam sepekan-nya.
“Hari besar itu seperti menjelang Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru, hal itu merupakan arahan dari pemerintah pusat bersamaan dengan hari pangan sedunia (HPS) yang biasanya didanai oleh pusat,” sebutnya.
Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Slamet Iman Santoso juga memberikan tanggapan. Menurutnya, demi menjaga kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan, ia meminta Pemkot Balikpapan mengantisipasi kebutuhan pangan dan lonjakan harga.
Ia mengusulkan, salah satu antisipasi lonjakan harga yang bisa dilakukan Pemkot Balikpapan dengan Bulog, yakni melalui operasi pasar.
Menurutnya. Operasi pasar tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
“Saat ini masyarakat sudah terbebani kenaikan harga beras,” akunya.
Ia berharap, tak ada yang merasa terbebani lagi soal kenaikan kebutuhan bahan pokok jelang Ramadhan. Mengingat, pemkot telah menyediakan beras murah melalui Bulog.
Baca Juga: Petak Pasar Klandasan Blok A dan B Siap Digunakan Pedagang, Biaya Sewa Rp 120-180 Ribu per Bulan
“Saya berharap bahwa Pemerintah Kota segera melaksanakan operasi pasar seperti biasa untuk menstabilkan harga di pasar. Karena langkah ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk mengendalikan harga beras di pasaran,” timpalnya.
Ia ingin, operasi pasar kebutuhan pokok yang lebih meluas dapat membantu mengendalikan atau menurunkan harga kebutuhan pokok, terutama beras. Terlebih saat ini menjelang bulan puasa Ramadan, permintaan akan meningkat.
“Saya kira kalau semua kompak, bisa harga beras itu terkendali,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
JPMorgan Berikan Validasi Atas BBRI, Kualitas Aset Membaik
-
Suara.com Audiensi dengan DPD RI Kaltim, Bahas Sinergi Publikasi dan Keterbukaan Informasi
-
KUR BRI Dukung Rosyidah Terus Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut di Indramayu
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit