SuaraKaltim.id - Sebuah video aksi bullying yang dilakukan sekelompok pelajar SMP di Kota Balikpapan, viral belum lama ini. Kejadian tersebut terjadi di salah satu ruang kelas SMP Negeri 13 di Kecamatan Balikpapan Timur.
Setelah video tersebut menjadi viral, enam pelaku bullying mendatangi kantor Unit PPA Polresta Balikpapan untuk mediasi bersama pihak keluarga korban.
Dalam video berdurasi 2 menit 36 detik yang beredar melalui pesan WhatsApp, terlihat sekelompok pelajar melakukan kekerasan fisik terhadap korban di dalam kelas selama jam istirahat. Korban terlihat tak berdaya dan hanya duduk di kursi belajarnya tanpa melakukan perlawanan.
Nasrun, wali kelas tempat kejadian terjadi menjelaskan, aksi bullying terjadi pada Selasa (27/04/2024) selama jam istirahat sekolah. Kejadian tersebut tidak diketahui oleh guru-guru sampai video tersebut dikirimkan melalui WhatsApp tiga hari kemudian.
"Kami kaget karena video itu baru kami terima pada Jumat malam sekitar pukul 19.00," kata Nasrun, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin (04/03/2024).
Dalam video yang tersebar luas, terdapat enam pelaku dan satu korban, yang semuanya merupakan teman sekelas.
Viralnya kasus bullying ini mengejutkan pihak sekolah karena setelah kejadian, korban dan pelaku terlihat bermain seperti biasa dan tidak menunjukkan adanya masalah.
Pihak sekolah memfasilitasi perdamaian antara pelaku dan korban melalui Unit Reskrim PPA Polresta Balikpapan sebagai respons terhadap viralnya video tersebut.
Setelah menjalani pemeriksaan lebih dari satu jam, semua pihak yang terlibat dalam video tersebut sepakat untuk berdamai, dan pihak sekolah berkomitmen untuk memperketat pengawasan terhadap siswa di lingkungan sekolah guna mencegah kasus serupa di masa depan.
Baca Juga: TBC di Kaltim Masih Tinggi, 811 Kasus Ditemukan di Januari 2024
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'