SuaraKaltim.id - Perum Bulog Cabang Samarinda aktif menggelar operasi pasar dan sejenisnya mulai Januari hingga Ramadhan 2024 untuk menekan laju inflasi, dan masyarakat bisa mencukupi kebutuhan pokok baik beras, minyak goreng, tepung dan lainnya.
Hal itu disampaikan Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Samarinda Maradona Singal. Ia menyebut ada kegiatan lain yang dilakukan selain operasi pasar.
"Selain operasi pasar, kegiatan lain untuk menahan laju inflasi yang kami lakukan seperti pasar murah, gerakan pasar murah, dan program lain sesuai nama yang diangkat oleh mitra kerja Bulog," ujarnya, melansir dari ANTARA, Rabu (06/03/2024).
Ia mengklaim, hingga kini sudah ada 12 agenda yang dilakukan secara rutin hingga Ramadhan mendatang maupun yang bersifat insidentil, namun untuk berapa hari maupun beberapa bulan ke depan, tidak menutup kemungkinan ada tambahan kegiatan serupa.
Baca Juga: 2 Meninggal, 70 Orang Sakit, KPU Samarinda Gelontorkan Ratusan Juta Rupiah untuk Santunan KPPS
Sedangkan 12 kegiatan yang telah dan sedang berjalan tersebut adalah operasi pasar di kawasan Car Free Day (CFD) Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kikar), yang digelar tiap akhir pekan sejak 7 Januari hingga kini.
Kemudian operasi pasar di kawasan CFD Kota Samarinda tiap akhir pekan, digelar sejak 18 Februari hingga kini, Pasar Murah AMPI di Samarinda pada 20 dan 28 Januari.
Lantas pasar murah oleh Dinas Perdagangan Kota Samarinda yang dimulai sejak 1 Februari hingga kini, pasar murah oleh Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kalimantan Timur digelar sejak 2 Maret hingga saat ini.
Ada pula Gerakan Pasar Murah (GPM) di Kutai Kartanegara sejak 1 Februari hingga kini, kemudian GPM di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) juga sejak 1 Maret hingga kini.
Berikutnya adalah pasar murah dari binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bontang sejak 7 Januari hingga kini, pasar murah oleh Perusda Varia Niaga Samarinda sejak 7 Januari hingga kini.
Baca Juga: Terowongan Samarinda Ditargetkan Beroperasi November 2024, Pemkot Siapkan Pelebaran Jalan
Pasar murah oleh Perusda MGRM Kutai Kartanegara sejak 7 Januari hingga kini, pasar murah oleh Perusda MBS Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sejak 1 Maret hingga sekarang, dan pasar murah oleh Sapi Sutha binaan Disperindagkop Kaltim sejak 1 Februari hingga kini.
Berita Terkait
-
Cara Perusahaan Swasta Investasi Sosial Demi Ketahanan Pangan Lokal
-
BPNT: Benarkah Efektif Tingkatkan Gizi Keluarga Kurang Mampu? Ini Faktanya!
-
Saldo Dana Bansos BPNT 2025 Senilai Rp 600 Ribu, Begini Cara Mendapatkan dan Syaratnya
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Bulog Terus Melakukan Penyerapan Gabah dan Beras dalam Suasana Libur Nasional
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN