SuaraKaltim.id - Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi menjalankan fungsi sebagai pemerintahan daerah khusus (pemdasus) mulai tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Kepala Otorita IKN Bambang Susantono dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Otorita IKN di Jakarta, Kamis (14/03/2024) kemarin.
Bambang mengatakan, Otorita IKN membutuhkan dukungan dari kementerian/lembaga (K/L) serta pemerintah daerah (pemda) untuk bekerja sama dalam membangun IKN.
Ia menegaskan, sinergi dan kolaborasi antar berbagai pihak sangat penting. Khususnya, untuk menciptakan solusi dan kelancaran penyelenggaraan pemdasus IKN.
"Harapan kami kiranya kita dapat bersama-bersama menjadikan IKN sebagai sumber transformasi bagi Indonesia, yang memberikan contoh nyata keselarasan antara pembangunan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan keadilan sosial," kata Bambang, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Jumat (12/03/2024).
Saat ini, Otorita IKN tengah fokus pada penyusunan tiga dokumen penting yang menjadi tonggak pembangunan perkotaan di Indonesia, yaitu:
- Dokumen terkait Sustainable Development Goals (SDG)
- Dokumen terkait perubahan iklim
- Dokumen terkait keanekaragaman hayati
Otorita IKN juga sedang menyusun beberapa dokumen lain, seperti terkait child friendly city dan women friendly city.
Bambang menegaskan bahwa, IKN akan menjadi tonggak bagi pembangunan kota baru, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga bagi tatanan regional dan global.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan