4. Monotheisme
Dalam kepercayaan suku Dayak ada anggapan bahwa di samping dewa yang menguasai peri kehidupan manusia termasuk jiwanya, terdapat pula kepercayaan pada satu dewa atau roh tertinggi yang ada sebelum dunia ada.
Dewa atau roh tersebut dinamakan "LAN TALA", yang merupakan permulaan daripada segala sesuatu dan mengatur segala sesuatu.
5. Belient atau Belian
Belient adalah salah satu pelaksanaan kepercayaan terutama dari suku Dayak Tunjung dan Benuaq.
Melalui Belient, mereka percaya akan dapat memohon pertolongan dan perlindungan kepada para dewa yang disebut NAYUQ SENIANG sesuai dengan kepentingan seseorang atau beberapa.
Sementara orang pemegang beliant ini disebut "PEMELIATN", perantara khusus antara manusia dengan para dewa atau makhluk gaib lainnya.
Kontributor : Maliana
Baca Juga: Kondisi Geografis Suku Dayak Bahau, Dari Penyebaran Suku Hingga Mata Pencahariannya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Komunitas Pers Kutuk Intimidasi Jurnalis saat Aksi 21 April di Kantor Gubernur Kaltim
-
Demo Ribuan Massa Sempat Tak Digubris, Gubernur Rudy Mas'ud Akhirnya Buka Suara
-
7 Fraksi DPRD Kaltim Setuju Gulirkan Hak Angket Usut Kebijakan Rudy Mas'ud
-
Demo 21 April Ricuh, Massa Desak DPRD Kaltim Evaluasi Gubernur Rudy Mas'ud
-
Berakhir Ricuh, Polisi Halau Mundur Massa Aksi 21 April di Kantor Gubernur Kaltim