SuaraKaltim.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan kelancaran perjalanan 129 calon jamaah haji kategori lanjut usia (lansia) dari provinsi tersebut pada 2024 dengan upaya pelayanan yang inklusif.
Hal itu disampaikan Sub-Koordinator Seksi Pendaftaran dan Dokumen Haji Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Kaltim Khaeruddin belum lama ini.
"Pada tahun 2024 persiapan pelayanan haji bagi lansia menjadi fokus utama bagi kami dengan motto 'Haji Berkeadilan dan Ramah Lansia;" katanya, disadur dari ANTARA, Jumat (03/05/2024).
Pihaknya telah menyiapkan serangkaian persiapan yang matang untuk memastikan bahwa perjalanan ibadah haji bagi para lansia berjalan lancar dan aman.
Khaeruddin menyampaikan Kemenag dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah berkolaborasi untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi jamaah lansia.
"Tim medis yang terlatih memberikan perawatan kesehatan intensif, termasuk tes kesehatan menyeluruh dan penyuluhan untuk mempersiapkan jamaah lansia menjalankan ibadah haji dengan kondisi terbaik," jelasnya.
Katanya, fasilitas yang ramah lansia juga telah disiapkan. Termasuk tempat istirahat yang mudah diakses, jalur khusus transportasi, dan akomodasi yang nyaman.
Ia menyebut, langkah-langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko cedera atau kelelahan yang mungkin dialami oleh jamaah lansia.
Selain itu, lanjut Khaeruddin, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) khusus lansia telah diperkuat untuk memberikan dukungan tambahan kepada jamaah.
Ia menyatakan, pihaknya mereka akan membantu dalam berbagai aspek, mulai dari bimbingan spiritual hingga bantuan fisik, memastikan bahwa jamaah lansia dapat menjalankan ibadah haji dengan kenyamanan dan khidmat.
Baca Juga: IKN Jadi Fokus Utama, Musrenbang Kaltim 2025-2045 Bahas Ekonomi Hijau dan Berkelanjutan
Dari data Kanwil Kemenag Kaltim, jumlah total calon jamaah haji lansia di provinsi tersebut yang berasal dari Kota Samarinda sebanyak 32 orang, Kutai Kartanegara (Kukar) 29 orang, Balikpapan 24 orang, Paser 10 orang, Bontang sebanyak 9 orang, Penajam Paser Utara (PPU) sebanyak 7 orang, Kutai Timur (Kutim) sebanyak 7 orang, Berau sebanyak 7 orang, dan Kutai Barat (Kubar) 4 orang.
Dengan persiapan yang telah pihaknya lakukan, ia berharap para calon jamah lansia nantinya dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar dan mendapatkan pengalaman secara khusuk.
"Upaya pelayanan bagi calon haji lansia ini terus menjadi acuan bagi penyelenggaraan haji yang inklusif dan berkeadilan di masa yang akan datang," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah