SuaraKaltim.id - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Penajam Paser Utara (PPU) Khairudin mengungkapkan, salah satu target utama Diskominfo PPU adalah mempercepat penyediaan fasilitas internet di daerah yang masih mengalami blank spot.
Dalam upaya mengatasi kendala ini, Diskominfo PPU telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan akses internet tersedia bagi seluruh masyarakat.
“Untuk saat ini, memang target Diskominfo PPU pada saat kita menganggarkan adalah salah satunya percepatan fasilitas internet yang terkendala dengan Blank Spot,” ujar Khairudin, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Jumat (24/05/2024).
Kendala blank spot menjadi fokus utama karena akses internet yang terbatas dapat menghambat berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk pendidikan, bisnis, dan komunikasi sehari-hari.
Sebagai solusi sementara, Diskominfo PPU telah bekerja sama dengan Telkomsel untuk menghadirkan layanan Orbit di daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh jaringan internet konvensional.
“Nah, tapi kami sudah siasati dengan menghadirkan Orbit untuk sementara dari Telkomsel, agar jalan dan ada akses internet,” jelas Khairudin.
Langkah tersebut diambil untuk memastikan bahwa meskipun infrastruktur permanen belum sepenuhnya terpasang, masyarakat tetap dapat menikmati layanan internet yang memadai. Khairudin juga menegaskan bahwa secara keseluruhan, pemasangan jaringan internet di PPU telah mendekati tahap penyelesaian.
“Tetapi kalau kita berbicara jaringan alhamdulillah minggu ini sudah rampung, memang kalau yang menjadi kendala jika harus memasang tiang seperti di Kampung Baru. Tetapi kami memastikan itu rampung di tahun ini,” tambahnya.
Meskipun masih terdapat kendala teknis seperti pemasangan tiang jaringan di beberapa lokasi, Diskominfo PPU berkomitmen untuk menyelesaikan semua pekerjaan tersebut sebelum akhir tahun.
Baca Juga: Pejabat PPU Diminta Aktif Pungut Pajak Daerah, Realisasi Baru Capai 16,3%
Peningkatan akses internet di PPU ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong digitalisasi di berbagai sektor. Akses internet yang memadai diharapkan dapat mendukung program-program pemerintah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Selain itu, dengan tersedianya layanan internet yang lebih baik, masyarakat dapat lebih mudah mengakses informasi, layanan publik, serta peluang ekonomi yang berbasis digital.
Diskominfo PPU juga berharap bahwa dengan rampungnya proyek pemasangan jaringan internet ini, tidak hanya masalah blank spot yang teratasi, tetapi juga akan membawa dampak positif jangka panjang bagi perkembangan daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA