SuaraKaltim.id - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan upaya menjaga pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) dapat terlaksana secara jujur, adil dan transparan.
Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu PPU, Muhammad Khazin belum lama ini. Ia menyebut, pihaknya berupaya menjaga pemilihan bupati dan wakil bupati yang digelar November nanti berjalan jujur, adil dan transparan.
Bawaslu PPU, katanya, tengah menyiapkan posko pengaduan, sebagai tempat bagi masyarakat yang ingin melaporkan temuan pelanggaran terhadap pelayanan pemilihan bupati dan wakil bupati di daerah berjuluk Benuo Taka itu.
"Pengaduan dari masyarakat yang masuk akan disampaikan langsung kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Penajam Paser Utara," ucapnya.
Ia melanjutkan, sejumlah langkah juga dilakukan untuk menjaga pilkada terlaksana jujur, adil dan transparan, yaitu selalu melakukan imbauan kepada penyelenggara pemilihan kepala daerah.
"Kemudian secara rutin memberikan imbauan terhadap netralitas ASN, TNI dan Polri," tambahnya.
Sejumlah tindakan yang juga telah dilakukan dalam menjaga pilkada yang jujur, adil dan transparan, kata dia pula, di antaranya pengawasan perekrutan Badan Adhoc yang dilakukan KPU PPU.
Bawaslu PPU melakukan pengawasan pada proses tahapan pemenuhan persyaratan calon perseorangan atau independen.
"Selain netralitas ASN, TNI dan Polri, serta netralitas birokrasi masih ada politik uang, perlu diantisipasi karena kepentingan di daerah terhadap kepemimpinan yang akan terpilih itu sangat tinggi," sambungnya.
Baca Juga: Pejabat PPU Diminta Aktif Pungut Pajak Daerah, Realisasi Baru Capai 16,3%
Bukan hanya Bawaslu, tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak guna memastikan persiapan hingga proses tahapan pilkada bisa berjalan sesuai perundang-undangan dan asas pemilu.
"Dengan demikian, pilkada yang jujur, adil dan transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi semua pihak bisa diwujudkan secara bersama-sama," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan