SuaraKaltim.id - Wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi daerah yang memiliki beragam keunikan destinasi wisatanya, seperti ada desa budaya, bukit hingga pantainya.
Beberapa destinasi wisata itu berjarak cukup jauh sekira satu jam dari pusat kota di IKN, tetapi ada juga yang berjarak cukup dekat sekira 30 menit saja.
Lantas apa saja deretan wisata yang berada di dekat wilayah IKN Nusantara? Berikut penjelasannya:
1. Desa Budaya Pampang
Desa Budaya Pampang terletak di Desa Pampang, Kelurahan Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Wilayah ini berjarak sekira satu jam saja dari Ibu Kota Negara baru, yakni Nusantara yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Desa ini menyajikan wisata budaya unik bagi pengunjung yang ingin lebih mengenal budaya di Kalimantan khususnya Suku Dayak.
Destinasi ini menjadi andalan karena pengunjung dapat menyaksikan banyak kebudayaan yang ditampilkan di desa ini seperti tarian, rumah adat, seni rupa, serta berfoto bersama manusia bertelinga panjang.
Biasanya, Desa Adat Pampang ini menampilkan pentas seni berupa atraksi seni tari tradisional Khas Suku Dayak Kenyah setiap hari Minggu siang.
Oleh karena itu, acara pentas seni ini selalu ramai dikunjungi wisatawan yang ingin mengenal lebih jauh budaya Suku Dayak.
Baca Juga: Erick Thohir Ajak Konglomerat Dubai Mohamed Alabbar Kunjungi IKN, Cari Investor Baru?
Desa ini membuat wisatawan dapat melihat lebih dekat rumah adat Lamin, tari-tarian, wanita dayak telinga panjang, upacara adat serta kehidupan sehari- hari suku Dayak Kenyah.
2. Bukit Bangkirai
Melihat pemandangan yang indah dan asri menjadi salah satu pelepas penat yang sangat menenangkan. Salah satu pemandangan tersebut bisa ditemukan di sebuah bukit yang indah bernama Bukit Bangkirai.
Bukit ini merupakan kawasan objek Wisata dengan suasana Hutan Hujan Tropis atau Tropical Rain Forest yang masih sangat alami.
Bukit yang terletak di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang memiliki luas sekitar 1.500 hektar dan hanya berjarak sekira 30 menit dari IKN Nusantara, Kabupaten PPU.
Wisata yang menawarkan pesona hutan hujan tropis yang masih alami ini dilengkapi berbagai sarana dan prasarana wisata seperti restoran, lamin untuk pertemuan, kolam renang, serta cottage maupun jungle cabin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Orang Utan Kalimantan Ditemukan Lemah Akibat Asap Karhutla Akhirnya Mati
-
BKSDA Kaltim Evakuasi 11 Orang Utan dari Ancaman Karhutla Samboja
-
Laba BRI Tumbuh 17,5%, Sejumlah Analis Beri Rekomendasi Buy untuk Saham BBRI
-
Kabut Asap, Gubernur Kalteng Kumpulkan ASN Gelar Apel Penanganan Karhutla
-
Kabut Asap Tebal, Warga di Pangkalan Bun Rasakan Sesak dan Batuk