Scroll untuk membaca artikel
Bella
Kamis, 30 Mei 2024 | 15:10 WIB
Tebing Karts Sangkulirang Mangkalihat. (Tangkapan Layar)

Ayus berusaha menghalangi kepergian Silu dengan membangun bendungan di Sungai Sange dan kemudian di Sungai Jele, namun Silu tetap bersikeras pergi menghilir.

Ayus tidak menyerah dan akhirnya mencoba membendung Sungai Bengalon di daerah Gunung Batu Aji, yang kemudian menjadi lias Batu Putih.

Meskipun begitu, Silu tetap menghilir ke laut Mangkalihat dan tenggelam ke dasar laut. Silu kemudian bersemayam di laut Mangkalihat dan dipersunting oleh penguasa laut.

Meskipun begitu, Silu tidak melupakan saudara-saudaranya. Dua kali setahun, Silu muncul ke permukaan laut.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Austronesia pada Kepercayaan Kaharingan di Suku Dayak

Jika ia melihat ke arah Bengalon di selatan laut Mangkalihat, padi di daerah tersebut akan menguning sebagai tanda siap dipanen.

Jika Silu melihat ke utara, daerah Perondongan akan bermusim buah siap panen. Masyarakat masih percaya pada kepercayaan ini sampai saat ini dan menjadi legenda yang menjadi daya tarik dari kawasan wisata Karst Sangkulirang-Mangkalihat.

Kontributor : Maliana

Load More