SuaraKaltim.id - Indonesia bakal memiliki gedung tertinggi se-Asia Tenggara. Gedung pencakar langit itu kabarnya akan dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Tinggi gedung itu mencapai 700 meter. Bangunan itu merupakan tower milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Yahm BUMN Tower digadang-gadang akan jadi gedung tertinggi di Asia Tenggara. Dibangun di atas lahan seluas 20.000 meter persegi.
Bangunan itu nantinya akan dilengkapi retail, pusat komunitasm masjid, hotel, pusat budaya, dan masih banyak lagi. Bahkan, BUMN tersebut akan memiliki Plaza Ceremonial.
BUMN Tower di IKN kabarnya akan menjadi pusat hiburan. Namun juga, tempat yang edukatif untuk masyarakat.
Gedung pencakar langit itu diklaim akan menyuguhkan pemandangan indah Kota Nusantara yang asri. Bentuk bangunan tersebut katanya akan menyerupai padi yang berarti kemakmuran rakyat Indonesia.
Disadur dari AyoBandung.co--Jaringan Suara.com, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengungkapkan ide pembangunan BUMN Tower yang muncul saat Ridwan Kamil melakukan glamping bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Kendati demikian, Basuki Hadimuljono mengatakan, hingga saat ini belum ada penentuan terkait lokasi pembangunan Tower BUMN di IKN.
Menurut keterangan Basuki Hadimuljono, pihaknya masih berunding dengan Erick Thohir selaku Menteri BUMN terkait pembangunan gedung pencakar langit tersebut.
Baca Juga: Deskripsi Lengkap Masjid Agung IKN dengan Anggaran Rp 991 Miliar, Bagaimana Fasilitasnya?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'