SuaraKaltim.id - Peningkatan signifikan jumlah penumpang angkutan udara dan laut terjadi di Kalimantan Timur (Kaltim). Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana belum lama ini.
Dia mengatakan, di April kemarin, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan mencapai 303.303 orang. Angka itu menunjukkan peningkatan sebesar 44,26 persen dibandingkan dengan Maret tahun ini.
"Penumpang dengan tujuan internasional juga mengalami kenaikan sebanyak 3.650 orang, atau 42,08 persen lebih tinggi dari bulan sebelumnya," ungkapnya dalam keterangan resminya belum lama ini, dikutip Minggu (23/06/2024).
Selama Januari hingga April kemarin, jumlah penumpang angkutan udara domestik sebanyak 927.764 orang atau naik sebesar 12,97 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023 lalu.
Kemudian, jumlah penumpang internasional selama Januari hingga April 2024 sebanyak 13.077 orang atau naik sebesar 79,36 persen.
Untuk jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada April 2024 tercatat 71.323 orang atau naik 87,41 persen dibandingkan dengan Maret 2024.
"Periode Januari - April 2024, jumlah penumpang mencapai 171.577 orang atau naik sebesar 21,40 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2023," terangnya.
Jumlah barang yang diangkut pada April 2024 naik 11,23 persen dibandingkan dengan Maret 2024 menjadi 8.038,61 ribu ton.
Selama periode Januari - April 2024 jumlah barang yang diangkut mencapai 31.685,00 ribu ton atau naik sebesar 34,13 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2023 kemarin.
Baca Juga: Harga TBS Sawit Kaltim Terjun Bebas, Petani Terancam Rugi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA