SuaraKaltim.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Samarinda berhasil merampungkan proses Perhitungan Suara Ulang (PSU) atas putusan MK. Pihaknya mengatakan bisa saja ada potensi perubahan suara saat rekapitulasi suara kecamatan berlangsung.
"Perhitungan suara ulang sudah selesai. Selanjutnya ke rekapitulasi kecamatan, sambil menunggu aplikasi Sirekap bisa digunakan," ujar Ketua KPU Samarinda, Firman Hidayat, melansir dari KaltimToday.co--Jaringan Suara.com, Jumat (28/06/2024).
Lebih lanjut, pihaknya saat ini masih menuggu aplikasi Sirekap yang akan digunakan untuk menginput hasil perhitungan dari kotak suara tersebut. Hingga saat ini, aplikasi tersebut belum dapat digunakan.
“Jadi, 40 TPS sudah selesai, tinggal penyelesaian dari administrasi, seperti mendatangi saksi dan KPPS. Perubahan signifikan belum ketahuan karena masih di masing-masing TPS. Terakhir hari ini, sampai semalam-malamnya hingga tanggal 27 pukul 23.59 WITA,” jelas Firman.
Ia menambahkan, jadwal pleno kota akan berlangsung pada 29 Juni 2024. Saat ini, pihaknya belum bisa memastikan adanya perubahan hasil PSU nantinya.
"Perubahan hasil belum kami terima, misal surat suara tidak sah, menjadi sah. Di panel saya tidak ada perubahan, namun di panel lain bisa saja terjadi. Nanti terlihat di rekapitulasi kecamatan," imbuhnya.
Sebagai informasi, jumlah TPS yang melaksanakan perhitungan ulang surat suara legislatif pada pileg tahun ini terdaftar sebanyak 41 TPS yang tersebar di berbagai kecamatan di Samarinda. Namun, ada 1 TPS yang disebut dua kali, sehingga total TPS menjadi 40.
"Semoga proses berjalan dengan lancar, ditunggu saja hasilnya nanti seperti apa," tutur Firman.
Baca Juga: Saksi Diundang, Bawaslu Awasi PSU 40 TPS di Samarinda demi Kepastian Hasil Pemilu
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA