SuaraKaltim.id - Perhitungan surat suara ulang di Kabupaten Kutai Kartanegara (KPU) berlangsung selama 24 jam lebih. Mulai Rabu (26/06/2024) pagi, hingga rampung pada Kamis, (27/06/24) siang ini.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar bertindak sebagai Kelompok Penyelenggaran Pemungutan Suara (KPPS). Disaksikan oleh sejumlah saksi dari partai politik (Parpol), di antaranya Partai Demokrat, PAN, PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, hingga PKS.
Sebanyak 10 ribu surat suara dari 43 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 12 Kecamatan di Kukar yang dihitung ulang oleh KPU. Imbas dari sengketa perselisihan jatah kursi DPR RI antara Partai Amanat Nasional dan Demokrat pada Pemilu 2024.
“Ini kita non stop PSSU, istirahat cuma Ishoma saja. Pukul 10.00 Wita (tadi) kami sudah menyelesaikan penghitungan surat suara ulang. Alhamdulillah sesuai harapan, berjalan lancar dan aman,” kata Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan, dikutip dari KaltimToday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (27/06/2024).
"Nanti malam setelah maghrib, kita sudah harus melakukan rekapitulasi perhitungan tingkat kecamatan, dan dilanjutkan rekapitulasi tingkat kabupaten,” sambungnya.
Rudi memastikan, KPU Kukar bekerja sesuai dengan batas waktu yang diberikan KPU RI atau 21 hari setelah putusan MK terkait penghitungan surat suara ulang tersebut.
“Sekitar 30 Juni nanti harus sudah selesai semua, sudah selesai rekapitulasi suara tingkat provinsi,” imbuhnya.
Adapun, penghitungan surat suara ulang di 43 TPS tersebar di 12 kecamatan. Metode penghitungannya menggunakan 3 panel agar cepat selesai, efektif, dan efisien. Untuk panel 1, meliputi penghitungan surat suara di Anggana, Samboja, Samboja Barat, Muara Muntai dan Kenohan.
Kemudian panel 2 meliputi, Tenggarong Seberang, Kembang Janggut, Loa Kulu dan Muara Badak. Sedangkan panel 3 meliputi kecamatan, Muara Kaman, Loa Janan dan Tenggarong.
Baca Juga: PSU DPR RI di Balikpapan Jadi Sorotan Nasional, Bawaslu RI Turun Tangan
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Hadirkan Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar