SuaraKaltim.id - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menemukan adanya kelebihan bayar senilai yang dilakukan Dinas Kesehatan (Diskes) Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang pada 2023 untuk iuran BPJS gratis.
Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Provinsi Kaltim total kelebihan bayar senilai Rp115 juta. Pemkot Bontang diketahui tetap membayarkan iuran kepada 309 orangnyang sudah meninggal.
Mengkonfirmasi hal itu, Kepala Diskes Pemkot Bontang Bahtiar Mabe mengaku akan menindaklanjuti hasil temuan tersebut.
Nantinya pihak Dinkes akan melakukan koordinasi dengan BPJS Kesehatan terkait kelebihan bayar itu. Untuk diketahui, pada 2023 Pemkot Bontang menggelontorkan anggaran Rp21 miliar untuk program jaminan kesehatan/asuransi bagi Pekerja Bukan Penerima Upah (PBU).
"Kami akan tindaklankuti. Memang diakui ada kelebihan bayar. Nanti kita koordinasi ke BPJS Kesehatan," ucap Bahtiar Mabe, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (01/07/2024).
Lebih lanjut, Bahtiar mengatakan, ada beberapa skema penyelesaian dari temuan itu. Semisal anggaran itu dikembalikan ke daerah. Atau bisa disimpan langsung dan Pemkot tinggal membayar sisa iuran di 2024.
Kendati begitu semua prosedur harus diyakini sesuai aturan. Hasil temuan ini juga akan menjadi bahan evaluasi dalam pendataan program iuran BPJS gtatis untuk masyarakat Bontang.
"Kita lihat saja nanti. Untuk pendataan akan kami siapkan aplikasinya. Kita tidak tahu juga kalau ada kelebihan bayar bagi peserta BPJS yang meninggal," pungkasnya.
Baca Juga: Sanksi Tegas Menanti, Pemkot Bontang Gelar Tes Urine Mendadak untuk ASN dan Honorer
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim
-
Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif
-
Kisah Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Bawa Cita Rasa Bubur Cirebon ke Taipei
-
Hadirkan BRImo Taiwan, BRI Raih Penghargaan Inovasi di IDX Channel 2026