SuaraKaltim.id - Pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan melalui Kesbangpol, terus berupaya agar tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada tahun ini bisa maksimal. Meski, ada pengurangan jumlah TPS pada saat pelaksanaannya.
Kepala Kesbangpol Balikpapan Sutadi mengatakan, sesuai ketentuan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat jika di Pilkada karena pelaksanaan hanya beberapa pasang calon maka bisa jadi TPS jumlahnya tidak banyak. Jika dulu pada pileg ada 300 TPS, bisa saja pilkada jadi 200 TPS saja.
“Inilah tantang yang kita hadapi dimana masyarakat akan enggan datang ke TPS sehingga partisipasi akan kurang,” kata Sutadi, disadur dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (07/07/2024).
Sutadi menambahkan, pihaknya bersama KPU dan Bawaslu tentu akan rutin melaksanakan sosialisasi masyarakat dapat memahami dan mengerti karena ini ketentuannya.
“Sehingga warha diminta partisipasinya, karena ini memilih pemimpin untuk Kota Balikpapan,” akunya.
Pihaknya berharap semakin tinggi partisipasi warga, maka demokrasi akan semakin baik.
“Kesbangpol dengan tugas dan fungsinya dengan ikut sosialisasi ke masyarakat dengan berbagai segmen,” imbuhnya.
Begitu juga dengan parpol kita berharap ikut membantu tingkat partisipasi pemilih melalui konsukuennya dan meningkatkan indeks politik di Kota Balikpapan.
“Persiapan Pilkada sudah siap, dimana KPU dapat ubah Rp 63 miliar dan Bawaslu Rp 17 miliiar, dan dari segi keamanan juga sudah dilakukan,” jelasnya.
Baca Juga: Prestasi Tak Cukup, Kiper Timnas Putri U-17 Terpaksa Sekolah di Luar Balikpapan
Sutadi menambahkan, tinggal sekarang bagaimana cara meningkatkan partisipasi masyarakat dengan aturan yang kita laksanakan.
“Sehingga ini jadi perhatian kita agar terus berupaya jelang pilkada agar semakin banyak yang memilih,” ucapnya.
Sebelumnya, KPU Balikpapan berencana melakukan penggabungan atau re-grouping Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk Pilkada 2024.
Kebijakan ini akan diterapkan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim) dan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Balikpapan yang dijadwalkan berlangsung pada 27 November 2024.
Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono, menjelaskan bahwa pemetaan TPS dilakukan berdasarkan jumlah TPS pada Pemilu 2024 dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada 2024.
“Nantinya akan dimaksimalkan satu TPS berisi 600 pemilih,” ujar Yudho.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BRI dan Inklusi Keuangan: BRILink Agen Hadir di 66.450 Desa Seluruh Penjuru Tanah Air
-
BRI Bersama Holding Ultra Mikro Sudah Layani 33,7 Juta Nasabah Hingga Maret 2026
-
Isu Telan Dana Rp25 M, Pemprov Kaltim Ungkap Rumah Dinas Gubernur Sebelum Renovasi
-
Lampaui Target, Realisasi Investasi Kota Bontang 2025 Tembus Rp3,08 Triliun
-
Nikmati BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun untuk Atur Ulang Cicilan Rumah Agar Cash Flow Lebih Efisien