SuaraKaltim.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang rampung menyelesaikan pleno tingkat kota hasil verifikasi faktual yang berlangsung pada Senin (08/07/2024) siang.
Ketua KPU Bontang Muzarroby Renfly mengatakan, hasil pleno pasangan calon Basri Rase dan Chusnul Dihin dinyatakan memenuhi syarat.
Di mana, dari hasil Verfak Basri-Chusnul berhasil mendapat dukungan sebanyak 13.293 orang. Diuraikan untuk sebaran dukungan di Bontang Selatan terdapat 5.961 orang, Bontang Barat 1.289 orang, dan Bontang Utara 6.043 orang. Dengan jumlah itu sudah melewati batas minimal dukungan 13.160 orang.
"Dari hasil pleno paslon Basri-Chusnul dinyatakan memenuhi syarat dafi batas minimal. Dari total 14.073 orang. Terdapat 780 pendukung dinyatakan TMS," ucap Ketua KPU Bontang Muzarroby Renfly, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (08/07/2024).
Di hasil pleno itu maka tim paslon tidak mengikuti proses masa perbaikan. Lebih lanjut Roby sapaan akrabnya, paslon tinggal menunggu penyerahan surat keputusan di Senin (19/08/2024).
Kemudian paslon Independen nanti juga ikut tahapan pendaftaran sama dengan partai politik (Parpol) di 27-29 Agustus 2024.
"Jadi tinggal nunggu SKnya diterbitkan dari KPU Bontang. Jadi nanti SK itu jadi syarat daftar sebagai calon independen," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas