SuaraKaltim.id - Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto mendapatkan saran agar lebih memprioritaskan program makan bergizi gratis ketimbang melanjutkan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Saran untuk Prabowo itu berasal dari Direktur Pengembangan Big Data Institute for Development of Wconomics and Finance (INDEF), Eko Listianto.
Untuk diketahui, pembangunan mega proyek IKN masih berlanjut hingga kini dan menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Persiapan upacara kemerdekaan Indoesia ke-79 juga sedang berlangsung.
Melansir dai AyoBandung.co--Jaringan Suara.com, Eko menyebut pembangunan IKN hanya menguntungkan daerah sekitar Kalimantan saja. Efek positif juga dirasakan hanya sedikit untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Eko mengkhawatirkan, pertumbuhan ekonomi yang kecil dan berdampak cuma di Kalimantan saja nantinya memberikan warisan hutang negara, apabila Prabowo lebih memprioritaskan soal pembangunan IKN.
Lebih lanjut, Eko menyarankan, agar Prabowo lebih memprioritaskan program makan bergizi gratis. Namun di satu sisi, Eko menyebut pembangunan IKN tetap akan berlanjut tetapi dilakukan ala kadarnya saja.
Ia menegaskan, makan bergizi gratis sangat dinantikan oleh masyarakat kelas bawah. Dari program makan bergizi gratis dinilai Eko dapat memberikan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dibanding keberadaan IKN nanti.
Ia juga kembali memberi catatan, program makan bergizi gratis perlu melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, kelembagaan dari program ini harus didesain dengan baik karena berpotensi menjadi stimulan untuk permintaan di perekonomian domestik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya