SuaraKaltim.id - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Fata Hidayat mengatakan, beberapa persiapan telah dilakukan. Ia menyampaikan bahwa anggaran telah disediakan oleh pejabat terdahulu.
"Yang jelas persiapannya kami persiapankan semua, karena saya ini masuk di pertengahan Alhamdulillah anggarannya itu sudah disediakan oleh pejabat terdahulu," ungkap Fata disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (18/07/2024).
Saat ini, Satpol PP sedang dalam proses pengadaan baju Satlinmas dan petugas Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Yang kedua, saat ini kami sedang dalam proses on the proses ini terkait pengadaan baju Satlinmas yang untuk petugas TPS, jadi itu sudah dalam proses mudah-mudahan dalam satu minggu ini barang datang" jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa proses pengadaan ini diharapkan selesai dalam waktu dekat.
"Jadi itu sudah dalam proses, mudah-mudahan dalam satu minggu ini barang datang. Jadi kami akan segera distribusikan itu setelah distribusi kami akan melakukan pengukuhan," terangnya.
Selain itu, Satpol PP juga akan mengadakan Pendidikan Dasar (Dikdas) untuk para petugas.
"Nah itu kan nanti sekalian kita di Pendidikan Dasarnya (Dikdas) untuk sementara jadi 3 target itu yang harus kami segera selesaikan karena itu harus sudah ada sebelum proses yang lain sudah siap," pungkasnya.
Baca Juga: Satpol PP Balikpapan Tak Main-Main: Pom Mini Ilegal Siap Disita!
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA