SuaraKaltim.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bakal melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam melakukan sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kepada masyarakat secara masif.
Sebelum menjalankan sosialisasi di wilayahnya masing-masing, PPK se-Kukar diberikan pembekalan terlebih dahulu. Mereka mengikuti rapat koordinasi KPU Kukar bersama PPK se-Kukar dalam rangka persiapan tahapan sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat, dalam rangka pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati 2024.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu-Jumat, 14-16 Agustus 2024, di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong.
Keterlibatan PPK dalam sosialisasi bukan tanpa alasan, lantaran geografis wilayah di Kabupaten Kukar cukup luas. Jarak tempuh antar kecamatan dengan kecamatan lainnya cukup jauh. Sehingga PPK diberdayakan agar sosialisasi di masyarakat lebih masif.
“Pertimbangannya itu Kukar itu luas, kalau sosialisasi sendiri, KPU itu pasti tidak sanggup. Makanya kita coba yang di Pilkada ini kita berdayakan PPK,” kata Komisioner KPU Kukar, Muhammad Amin, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (15/08/2024).
Lebih lanjut, dia ingin memaksimalkan sosialisasi di masyarakat bisa merata di 20 kecamatan. Sebab, jika KPU saja yang melakukan sosialisasi, belum bisa maksimal lantaran membutuhkan waktu untuk menyentuh seluruh kecamatan.
Jika PPK yang melakukan tentu lebih maksimal. Karena notabanenya, masyarakat setempat, dan bisa menentukan target sasaran sosialisasinya.
“Jika PPK kan di wilayahnya masing-masing sudah bisa menentukan targetnya sendiri-sendiri, supaya lebih menyentuh ke masyarakat,” ujar Amin.
“Dan sosialisasinya, PPK bisa berkreasi menyesuaikan wilayahnya masing-masing,” tandasnya.
Baca Juga: Airlangga Mundur dari Ketum, Golkar Kaltim Pastikan Agenda Pilkada Berjalan Mulus
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar