SuaraKaltim.id - Pengamat Politik Universitas Mulawarman, Iman Surya menilai, Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalimantan Timur (Kaltim) 2024 akan menjadi ajang demokrasi yang meriah, didorong oleh upaya duet masing-masing pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi dan Rudy Mas'ud-Seno Aji untuk menarik perhatian generasi muda.
Pasangan petahana Isran-Hadi mengusung visi "Kaltim Berdaulat Jilid 2," dengan komitmen untuk melanjutkan pembangunan yang telah mereka rintis, disertai berbagai revisi dan inovasi kebijakan.
Di sisi lain, pasangan Rudy-Seno mengusung slogan "Generasi Emas untuk Kaltim Bersinar," yang menekankan pemberdayaan pemuda melalui kebijakan pro-pemuda, dengan tujuan membuktikan bahwa anak muda dapat mencapai kesuksesan seperti mereka.
"Generasi muda adalah penerus demokrasi di Indonesia yang harus mendapatkan perhatian serius," ujar Iman Surya, disadur dari Presisi.co--Jaringan Suara.com, Senin (02/09/2024).
Menurutnya, Rudy Mas'ud yang merupakan seorang pengusaha muda juga berkiprah di dunia politik, diharapkan dapat memanfaatkan pengalamannya untuk mendorong kebijakan yang memberdayakan pemuda, terutama melalui pendekatan kewirausahaan.
"Rudy ingin mendekatkan dirinya dengan pemuda melalui pendekatan kewirausahaan dalam pembangunan Kaltim ke depan. Sebagai pengusaha sekaligus ketua partai, ini menjadi semangat utama yang ia bawa," tambah Iman.
Iman menyatakan, strategi kreatif menjadi kunci dalam kampanye Pilgub Kaltim kali ini. Isran, misalnya, telah mengajak kreator konten muda untuk terlibat dalam kampanyenya, sebagai upaya mendekati pemilih muda melalui teknologi dan media sosial.
Rudy Mas'ud, yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI, juga diyakini akan menerapkan strategi serupa untuk menarik perhatian generasi muda.
"Kita berada dalam fase teknologi, fase terakhir dari evolusi manusia. Siapa yang menguasai teknologi, dialah pemenangnya," tegas Iman yang mengutip teori Alvin Toffler.
Baca Juga: MTQ Nasional Jadi Momentum Promosi Wisata Kaltim
Uniknya, simbol-simbol kampanye menjadi elemen penting saat kedua pasangan mendaftarkan diri ke KPU. Isran-Hadi, misalnya, memilih berjalan kaki dengan diiringi partisipan saat mendaftar pada 28 Agustus lalu.
Sementara Rudy-Seno, memilih menaiki angkot. Langkah ini dipandang sebagai upaya untuk menunjukkan kedekatan mereka dengan rakyat.
"Dari sudut pandang ilmu sosial, ada yang disebut dengan framing dan branding. Intinya, bagaimana mereka menceritakan apa yang sudah mereka kerjakan dan menyampaikannya kepada publik," jelas Iman.
Namun, publik masih menanti apakah simbol-simbol yang ditampilkan dalam kampanye ini akan terefleksi dalam kebijakan nyata jika mereka terpilih nanti. Masyarakat Kaltim berharap memiliki pemimpin yang tidak hanya muncul saat kampanye, tetapi juga konsisten memperjuangkan kesejahteraan mereka setelah terpilih.
Dengan kedua pasangan calon memiliki visi dan misi yang sama-sama kuat namun dengan pendekatan yang berbeda, Pilkada Kaltim 2024 diperkirakan akan berlangsung ketat. Pertanyaan siapa yang akan memenangkan hati masyarakat Kaltim akan terjawab pada 27 November 2024 mendatang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA
-
BRI Dukung Penempatan Dana SAL, Perkuat Likuiditas dan Kredit Produktif
-
UNU Kaltim Bangun Kampus Berdampak Lewat Penguatan Publikasi Ilmiah