SuaraKaltim.id - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan proses pemilih berjalan sesuai prosedur pada 30 lokasi khusus yang tersebar di tujuh kabupaten/kota.
Dari puluhan TPS Loksus yang ditetapkan, tercatat ada sebanyak 9.395 jumlah pemilih di beberapa kabupaten/kota. Rinciannya, Kabupaten Paser sebanyak 5 TPS dengan jumlah pemilih sebanyak 1.552 orang,
Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebanyak 6 TPS dengan jumlah pemilih sebanyak 1.643 orang, Kabupaten Berau sebanyak 3 TPS dengan jumlah pemilih sebanyak 935 orang.
Kemudian, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) sebanyak 2 TPS dengan jumlah pemilih 477 orang, Kota Balikpapan sebanyak 4 TPS dengan jumlah pemilih 1.712 orang, Kota Samarinda sebanyak 7 TPS dengan jumlah pemilih 1.862 orang, Kota Bontang sebanyak 3 TPS dengan jumlah pemilih 1.214 orang.
"Dari total sebanyak 30 TPS lokasi khusus, dapat dirincikan lokasi khusus berupa rumah tahanan/lembaga pemasyarakatan sebanyak 57 persen, lokasi khusus berupa perusahaan sebanyak 36 persen, dan lokasi khusus berupa Perguruan Tinggi sebanyak 7 persen," jelas Anggota Bawaslu Kaltim, Galeh Akbar Tanjung, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (02/10/2024).
Galeh juga menjelaskan terkait kewenangan Bawaslu Kaltim pada konteks pemilih di lokasi khusus, menjelang kontestasi Pilkada 2024 berlangsung.
"Prinsipnya, tugas kami Bawaslu, memastikan agar proses pemilih di lokasi khusus yang sudah dilakukan oleh KPU sesuai prosedur, dan hak pilih bisa terakomodir sesuai peraturan yang ada," ujarnya.
Dalam rangka persiapan Pilkada serentak nantinya, Bawaslu Kaltim nantinya juga akan berkoodinasi dalam pembentukan pengawas TPS di sejumlah lokasi khusus.
"Koordinasi pembentukan Pengawas TPS ini penting dilakukan karena melibatkan pihak eksternal, seperti rutan, perguruan tinggi, perusahaan agar mendapatkan SDM Pengawas TPS yang mumpuni, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan dari pihak eksternal," tutupnya.
Baca Juga: Bawaslu Kukar Siapkan Pleno untuk Sengketa Penetapan Paslon Pilkada
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu