SuaraKaltim.id - Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Bontang mulai memanggil para lurah secara bergiliran untuk dimintai klarifikasi terkait penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek).
Dalam sepekan terakhir, sudah beberapa Lurah dipanggil untuk dimintai keterangan. Namun, Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian melalui Kasat Reskrim Iptu Hari Supranoto enggan menyebutkan jumlah pejabat yang telah dipanggil.
Kasat Hari mengatakan, seluruh lurah akan dipanggil secara bergiliran terkait pelaksanaan Bimtek di instansi mereka.
"Masih kita lakukan klarifikasi. Yang jelas masih berlangsung. Jumlahnya ada beberapa. Nanti saya infokan lagi," ucap Iptu Hari, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (06/10/2024).
Namun, menurut sumber jaringan media ini yang mengetahui pemeriksaan tersebut sudah ada 3 orang lurah yang dipanggil dalam sepekan terakhir.
"Sudah 3 lurah dipanggil dalam sepekan," ucap sumber tersebut.
Pemeriksaan ini merupakan tindaklanjut dari laporan masyarakat terkait pelaksanaan bimtek yang massif digelar pemerintah tahun anggaran 2024 ini. Polisi meminta masyarakat untuk menunggu hasil pemeriksaan yang tengah berlangsung.
"Kalau ada perkembangan saya kasih info lagi yah," pungkasnya
Baca Juga: Bimtek Kelurahan Diusut, Polres Bontang Panggil Lurah untuk Klarifikasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kapolda Kaltim Sebut Kasatnarkoba Kukar Diamankan Terkait Kasus Narkotika
-
Akademisi Kritik Insiden LCC Empat Pilar MPR: Stop Bikin Siswa Jadi Mesin Fotokopi
-
Penerima Bansos Disabilitas di Kaltim Dikurangi, dari 6.000 Peserta Jadi 500 Orang
-
Tokoh Masyarakat Kawal Hak Angket, Evaluasi Kinerja Gubernur Rudy Mas'ud
-
Akhir Pekan Siaga di Kaltim: BMKG Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Akibat Hujan Lebat Ekstrem