Hasilnya, setiap satu juta ton CO2e penurunan emisi yang dicapai Kaltim akan dibayar oleh Carbon Fund, meningkatkan pendapatan provinsi dari hasil konservasi.
Dana kompensasi ini adalah bukti nyata bahwa upaya Kaltim dalam mengurangi emisi gas rumah kaca mendapat pengakuan internasional. Pembayaran tahap pertama sebesar 20,9 juta dolar AS diberikan kepada Kaltim sebagai insentif atas pencapaian penurunan emisi yang signifikan.
"Program pengurangan emisi melalui Forest Carbon Partnership Facility-Carbon Fund merupakan bagian dari percepatan pelaksanaan ekonomi hijau untuk transformasi ekonomi berkelanjutan di Kalimantan Timur,” tegas Isran Noor.
Kehadiran Isran dalam kegiatan konservasi lingkungan ini menginspirasi pemuda Kaltim untuk menjaga kelestarian alam sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis lingkungan yang berkelanjutan.
Dengan dukungan penuh pemerintah, inisiatif seperti Pemuda Konservasi memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekowisata dan memperkuat kesejahteraan masyarakat lokal di Bumi Mulawarman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu