Scroll untuk membaca artikel
Denada S Putri
Senin, 02 Desember 2024 | 15:00 WIB
Ilustrasi daging sapi (Freepik/mdjaff)

"Harga di pasaran normal, tetapi harga di tingkat kandang rendah. Kami sedang mencari benang kusut dari mata rantai di tengahnya," terangnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, ujar Fahmi, juga berupaya untuk menurunkan HPP peternak melalui berbagai langkah strategis.

"Kami akan membangun industri pakan ternak bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop). Selain itu, kami juga akan mengontrol distribusi day old chick (DOC) atau anak ayam agar dikontrol oleh produsen yang ada di Kaltim," tuturnya.

Fahmi berharap, langkah-langkah tersebut dapat mengatasi deflasi pada tingkat peternak dan menjaga stabilitas harga pangan hewani di Kaltim.

Baca Juga: Tim Rudy-Seno Klaim Unggul di 8 Kabupaten/Kota dengan 55,7 Persen Suara di Pilgub Kaltim

"Kami berkomitmen untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan hewani, terutama menjelang akhir tahun. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok pangan hewani di Kaltim aman," jelasnya.

Prognosis daging sapi/kerbau di Kaltim menunjukkan bahwa stok awal pada Januari 2024 adalah 718,79 ton. Produksi daging sapi/kerbau di Kaltim diperkirakan stabil di angka 200-an ton per bulan, dengan peningkatan signifikan pada April dan Juni, yaitu masing-masing 345,80 ton dan 549,58 ton.

Total ketersediaan daging sapi/kerbau di Kaltim selalu berada di atas kebutuhan, baik untuk rumah tangga maupun non-rumah tangga. Neraca daging sapi/kerbau positif setiap bulannya, menunjukkan surplus ketersediaan.

Stok awal daging ayam ras pada Januari 2024 adalah 4.744,19 ton. Produksi daging ayam ras di Kaltim cukup tinggi, berkisar antara 3.400 hingga 5.100 ton per bulan. Tidak ada data pemasukan daging ayam ras dari luar daerah.

Total ketersediaan dan kebutuhan daging ayam ras di Kaltim sangat tinggi, mencapai ribuan ton per bulan. Kebutuhan non-rumah tangga seperti industri serta restoran jauh lebih besar daripada kebutuhan rumah tangga. Neraca daging ayam ras positif setiap bulannya, menunjukkan surplus ketersediaan.

Baca Juga: Kaltim Luncurkan Simulasi Makan Bergizi Gratis, Targetkan Pelajar SD di 3 Kota

Begitu pun, pemasukan telur ayam ras dari luar daerah stabil di angka 1.000-an ton per bulan. Total ketersediaan telur ayam ras selalu berada di atas kebutuhan.

Load More