SuaraKaltim.id - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 7,87 triliun untuk mendukung percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2025. Usulan ini disampaikan oleh Dody Hanggodo dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Selasa (03/12/2024).
"Tambahan anggaran ini akan digunakan untuk membangun infrastruktur strategis di kawasan IKN," jelas Dody dikutip pada Selasa (10/12/2024). Total anggaran yang diajukan Kementerian PU untuk 2025 sendiri mencapai Rp 160,6 triliun.
Rincian Penggunaan Anggaran Tambahan
1. Direktorat Jenderal Bina Marga
- Alokasi: Rp 9,9 miliar
- Fokus Penggunaan:
- Pembangunan jalan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
- Pengembangan jalan tol.
- Duplikasi Jembatan Pulau Balang Bentang Pendek.
2. Direktorat Jenderal Cipta Karya
- Alokasi: Rp 4,969 miliar
- Fokus Penggunaan:
- Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).
- Pembangunan fasilitas sanitasi.
- Gedung kantor pemerintahan untuk Kementerian Pertahanan, Polri, dan Badan Intelijen Negara (BIN).
Progres Pembangunan Infrastruktur IKN
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menjelaskan bahwa sejumlah proyek utama di IKN ditargetkan selesai pada Desember 2024. Proyek tersebut meliputi pembangunan gedung Kantor Kementerian Koordinator (Kemenko) dan rumah susun (rusun) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Ekosistem kota di kawasan Kemenko mulai berkembang. Beberapa fasilitas seperti restoran dan gerai kopi telah beroperasi, termasuk Excelso," ungkap Basuki.
Penambahan Hunian Menteri dan Pemindahan ASN
Untuk mendukung pemindahan ASN secara bertahap, pemerintah menambah jumlah rumah dinas menteri di IKN dari 36 unit menjadi 48 unit. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait teknis pemindahan ASN.
Baca Juga: Pemerintah Pacu Pembangunan IKN, Presiden Targetkan Kantor Operasional 2028
"Kami terus mempersiapkan infrastruktur, baik kantor maupun hunian. Saat ini, data jumlah eselon I, eselon II, dan staf yang akan pindah tengah kami rampungkan," terang Basuki.
Tambahan anggaran ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan IKN sekaligus mendukung keberlanjutan pemindahan pusat pemerintahan ke Kaltim sesuai target pemerintah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Jadwal dan Lokasi SIM Keliling di Samarinda Senin hingga Sabtu Mei 2026
-
Canda Menteri Bahlil ke Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud: Nggak Viral, Nggak Top!
-
5 Pilihan Skincare untuk Ibu Hamil yang Aman, Tingkatkan Mood Sehari-hari
-
Duit Korupsi Lahan Transmigrasi Rp57,45 Miliar Disita Kejati Kaltim
-
5 Bedak Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Samarkan Noda dan Tanda Penuaan