SuaraKaltim.id - Hingga saat ini, pemenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kutai Kartanegara (Kukar) 2024 belum ditetapkan. Hal ini disebabkan oleh masih berlangsungnya proses Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK).
Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar, Rudi Gunawan pada Rabu (18/12/2024) kemarin. Ia menyebutkan, terdapat dua gugatan yang diajukan ke MK.
Untuk diketahui, gugatan tersebut diajukan oleh pasangan calon (paslon) nomor urut 02, Awang Yacoub Luthman dan Ahmad Zais, serta paslon nomor urut 03, Dendi Suryadi dan Alif Turiadi.
"Jadi ada dua gugatan, dari paslon 02 dan 03, terkait hasil pasca pemungutan suara yang kini sedang dalam proses PHP di MK. Sementara itu, ada ratusan daerah lain yang juga mengajukan gugatan ke MK," ujar Rudi dikutip dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (19/12/2024).
Menurut Rudi, sesuai peraturan, MK memiliki waktu maksimal 45 hari kerja untuk menyelesaikan sengketa sejak permohonan gugatan resmi terdaftar.
Batas waktu pelaporan sengketa ini ditetapkan hingga 18 Desember, saat permohonan tercatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) melalui sistem elektronik e-BRPK.
Rudi menegaskan, KPU Kukar akan menunggu putusan final dari MK sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
"Kami masih menunggu hasil putusan MK," tuturnya.
Baca Juga: Ketua DPRD Kukar Junaidi Wafat, Diduga Serangan Jantung
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng