SuaraKaltim.id - Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Langkah ini menjadi fokus utama untuk menekan inflasi di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat pada momen perayaan.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, inflasi di November 2024 tercatat berada di angka 0,08% secara bulanan (month to month) dan 1,54% secara tahunan (year on year). Angka ini lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional, yang berada di angka 0,30% dan 1,55%.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kaltim, Heni Purwaningsih, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari kerjasama lintas sektor dalam menekan inflasi. Hal itu disampaikan Heni dalam sesi Jumpa Pers di Crystal Ballroom, Hotel Mercure Samarinda, Senin (23/12/2024) kemarin.
“Inflasi Kaltim menunjukkan tren yang terkendali. Ketersediaan barang-barang cukup, harga relatif stabil, dan kolaborasi lintas sektor berjalan baik.” jelas Heni, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Selasa (24/12/2024).
Sebagai langkah penekanan, Disperindagkop UKM Kaltim membangun toko penyeimbang di beberapa wilayah, seperti Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Berau. Program ini bertujuan untuk memastikan harga tetap terjangkau bagi masyarakat, terutama pada hari besar keagamaan.
Disperindagkop UKM kaltim juga bekerjasama dengan distributor, retail modern, dan pasar tradisional untuk memantau pasokan tetap tersedia. Heni memastikan bahwa menjelang Nataru 2024, stok bahan pokok di Kaltim dalam kondisi aman.
“Stok untuk Natal dan Tahun Baru terpantau aman. Kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya agar masyarakat dapat merayakan hari besar ini dengan tenang,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA