SuaraKaltim.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) mengimbau kepada masyarakat Kukar yang berulang tahun, untuk dapat mengikuti program cek kesehatan gratis yang telah tersebar di 32 puskesmas.
Plt Kepala Dinkes Kukar, Kusnandar mengatakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini merupakan hadiah khusus yang diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia yang berulang tahun setiap tahunnya.
"Silakan diambil bagi yang berulang tahun, masing-masing puskesmas kita sudah siap melakukan CKG ini," katanya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin (03/03/2025).
Untuk mendapatkan layanan CKG ini, Kusnandar menjelaskan tentunya terdapat beberapa syarat dan ketentuan yang perlu diperhatikan. Masyarakat yang ingin mendapatkan layanan CKG harus memiliki akun SatuSehat.
Bagi masyarakat yang belum memiliki akun SatuSehat, dapat mendaftar melalui WhatsApp atau datang langsung ke puskesmas terdekat.
"Cek Kesehatan Gratis ini sudah tersedia di 32 Puskesmas di Kukar, memang kita gak secara formal di-launchingnya, namun program CKG ini sudah berjalan sejak 10 Februari 2025 lalu," ucapnya.
Lebih lanjut, Kusnandar bilang program CKG ini sebenarnya merupakan program pengembangan dari skrining kesehatan yang telah lama dilakukan oleh masing-masing puskesmas.
"Cuma sekarang lebih dikemas agar masyarakat lebih peduli terhadap kesehatannya. Kalau dulu skrining ini kan hanya kebutuhan puskesmas saja, sehingga saat itu masyarakat merasa terpaksa datang ke puskesmas," ucapnya.
"Namun sekarang dikemas menjadi kado bagi masyarakat yang berulang tahun. Jadi diharapkan ada kepedulian masyarakat untuk datang di setiap tanggal ulang tahunnya untuk melakukan cek kesehatan gratis ini," sambungnya.
Baca Juga: Kaltim Bebaskan Biaya Pendidikan! Tahap I Dimulai Juli dengan Anggaran Rp 750 Miliar
Pemeriksaan Kesehatan Gratis Perdana, Dinkes Kaltim Imbau Warga Antisipasi Penyakit
Setelah masyarakat menjalani CKG ini, laporan hasil pemeriksaan CKG dilihat langsung oleh Kementerian Kesehatan melalui aplikasi Sehat Indonesiaku. Hal ini menunjukkan bahwa program ini telah berjalan dengan baik dan terintegrasi secara nasional.
"Laporannya langsung dilihat oleh Kementerian Kesehatan melalui Sehat Indonesiaku," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Polisi Viral Merokok Sambil Nyetir: Saya Berjanji Takkan Mengulangi Lagi
-
Oknum Polisi Viral Nyetir Sambil Merokok di Banjarmasin Terancam Sanksi
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf
-
Klarifikasi Lagi! Pemprov Ungkap Isu Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 Miliar