SuaraKaltim.id - Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur (Kaltim) bukan hanya tentang bangunan pemerintahan baru, tapi juga soal kesiapan infrastruktur ekonomi di sekitarnya.
Menyadur dari AyoBandung.com, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menjadi salah satu indikator penting yang mencerminkan kekuatan ekonomi daerah, yang secara langsung maupun tidak turut menopang keberhasilan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Berikut lima daerah dengan kekuatan ekonomi terbesar di Pulau Kalimantan yang diprediksi akan menjadi penyangga utama IKN dari sisi aktivitas bisnis, sumber daya alam, dan tenaga kerja:
Kabupaten Kutai Timur (Kutim)
Dengan PDRB mencapai Rp 450 juta per kapita, Kutai Timur (Kutim) bukan hanya unggul secara angka, tetapi juga karena keberagaman sektor unggulan seperti pertambangan, perikanan, UMKM hingga pariwisata.
Letaknya yang tidak terlalu jauh dari IKN memberi peluang menjadi pusat logistik dan penyedia bahan baku.
Kota Bontang
Sebagai kota industri, Bontang berkontribusi besar dalam sektor migas dan pupuk. Pendapatan per kapitanya menyentuh angka Rp 344 juta.
Kota ini dapat menjadi simpul industri yang menyuplai kebutuhan konstruksi dan energi untuk pembangunan IKN.
Baca Juga: Ibu Kota Baru, Rumah Baru: Otorita Pastikan Hunian ASN di IKN Siap Huni
Kabupaten Tanah Tidung
Meski berpenduduk kecil, ekonomi Tanah Tidung tergolong kuat dengan PDRB Rp 246 juta per kapita.
Wilayah di Kalimantan Utara (Kaltara) ini menjadi contoh bahwa daerah berdaya saing bisa hadir dari sektor jasa, pertanian, dan konstruksi.
Perannya bisa berkembang sebagai mitra kawasan utara IKN.
Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar)
Berbatasan langsung dengan kawasan inti IKN, Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi salah satu lumbung ekonomi regional.
Dengan PDRB Rp 241 juta per kapita dan sektor unggulan seperti pertanian, kehutanan dan tambang, kabupaten ini strategis sebagai hinterland utama ibu kota baru.
Kabupaten Paser
Terletak di bagian selatan Kaltim, Paser tengah berbenah untuk menyambut peluang dari IKN.
PDRB-nya mencapai Rp 194 juta per kapita, dengan sektor batu bara, pertanian dan industri pengolahan menjadi andalan.
Paser berpotensi jadi pintu gerbang ekonomi di jalur selatan IKN.
Kalimantan Menuju Poros Ekonomi Baru
Dominasi sektor sumber daya alam masih menjadi kekuatan utama ekonomi Kalimantan.
Namun, geliat sektor lain seperti pariwisata, UMKM, dan jasa mulai terlihat.
Dengan hadirnya IKN, pembangunan infrastruktur dan ekonomi lintas wilayah diharapkan lebih merata, menjadikan Kalimantan sebagai motor pertumbuhan nasional.
IKN Butuh Talenta Lokal, PPU Gandeng UGM Siapkan SDM Masa Depan
Upaya serius dilakukan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas.
Salah satunya, dengan membuka akses lebih luas bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan tinggi di kampus ternama, Universitas Gadjah Mada (UGM), melalui skema beasiswa kemitraan.
Melalui kerja sama yang sudah terjalin sejak 2023, Pemkab PPU membiayai penuh kuliah mahasiswa terpilih sejak semester pertama hingga kedelapan.
Ini menjadi bagian dari program penelusuran bibit unggul, yang menyasar pelajar berprestasi di PPU agar dapat melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi unggulan.
Hal itu disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah PPU, Nicko Herlambang, Rabu, 7 Mei 2025, di Penajam.
"Pemerintah Kabupaten dengan UGM kolaborasi beasiswa kemitraan," ujar Nicko, disadur dari ANTARA, di hari yang sama.
Ia menjelaskan, kerja sama ini bertujuan tidak hanya memberi kesempatan pendidikan tinggi, tapi juga menyiapkan SDM yang relevan dengan kebutuhan daerah di masa depan.
Seleksi administrasi beasiswa tahun ini mencatatkan 27 pelamar, namun hanya 18 yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya.
"Penelusuran bibit unggul kemitraan untuk bantu pelajar agar dapat diterima pada perguruan tinggi yang unggul," tambah Nicko.
Pemkab PPU berharap mereka yang lolos bisa mempersiapkan diri secara maksimal untuk seleksi lanjutan, agar bisa menembus bangku kuliah di UGM.
Dari 18 pelajar yang melaju, mayoritas memilih program studi strategis seperti kedokteran umum, kedokteran gigi, teknik, dan vokasi—jurusan-jurusan yang dinilai selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.
"18 calon mahasiswa rata-rata daftar pada jurusan kedokteran gigi, dokter umum, teknik, dan program vokasi," lanjutnya.
Menurut Nicko, kolaborasi pendidikan ini akan terus diperluas.
Pemkab ingin memastikan generasi muda di wilayah yang sebagian menjadi Ibu Kota Nusantara (IKN) itu tidak hanya mampu bersaing di level nasional, tapi juga berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah.
"Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara akan memberikan program pendidikan terbaik dan memberikan kemudahan bagi pelajar untuk bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Transfer APBN ke Kaltim Tembus Rp40,2 Triliun, untuk Apa Saja?
-
Sejalan Arahan Prabowo Subianto, BRI Perkuat Pembiayaan Rakyat Lewat Penurunan Bunga Mekaar
-
Masyarakat Kaltim PBI JK Tak Aktif Masih Bisa Berobat Bermodal KTP
-
Warga Kaltim Diminta Reaktivasi PBI JKN di Dinas Sosial Terdekat
-
Kaltim Berencana Aktifkan Ribuan Sumur Minyak Tua demi Dongkrak PAD