SuaraKaltim.id - Setelah melalui proses panjang termasuk Pemungutan Suara Ulang (PSU), Pilkada Kutai Kartanegara (Kukar) 2025 akhirnya menghasilkan pasangan Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin sebagai kepala daerah terpilih.
Penetapan resmi dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar dalam rapat pleno terbuka di Hotel Grand Elty Singgasana Tenggarong, Minggu malam, 11 Mei 2025.
Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan, menegaskan bahwa penetapan dilakukan usai seluruh tahapan pilkada rampung dan tidak ada sengketa hukum yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi.
"Kami sudah menetapkan pasangan calon terpilih dan menyerahkan surat keputusan ke DPRD Kukar. Untuk pelantikan, itu menjadi kewenangan Kemendagri," kata Rudi, dikutip dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin, 12 Mei 2025.
Dengan ditetapkannya pasangan Aulia–Rendi, kini bola berada di tangan DPRD Kukar yang akan memproses pengusulan pelantikan ke Kementerian Dalam Negeri.
Momen ini menandai titik awal bagi kepemimpinan baru yang diharapkan bisa membawa perubahan dan akselerasi pembangunan daerah.
Dari sisi pemerintah daerah, apresiasi datang dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kukar, Rinda Desianti.
Ia menyebut proses demokrasi yang berjalan lancar menunjukkan kematangan politik masyarakat Kukar.
"Kita patut bersyukur karena proses penetapan telah berjalan lancar dan hasil PSU telah diterima semua pihak. Harapan kami, Bupati dan Wakil Bupati terpilih bisa segera dilantik,” ujarnya.
Baca Juga: Pertamina Gandeng Bengkel Resmi untuk Tangani Motor Berebet di Bontang
Rinda juga menekankan pentingnya merawat semangat kebersamaan usai kontestasi politik.
Dalam pandangannya, persaingan pilihan saat pilkada tidak boleh berlanjut menjadi perpecahan sosial.
“Sekarang saatnya semua elemen masyarakat bersatu kembali membangun Kukar tanpa sekat pilihan politik," tandasnya.
Bupati Terpilih Kukar Janji Profesionalkan Perusda, Bukan Lagi Alat Politik
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) terpilih, Aulia Rahman Basri, menegaskan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja perusahaan daerah (perusda) di masa kepemimpinannya.
Hal ini ia sampaikan usai penetapan resmi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar, Minggu, 11 Mei 2025.
Aulia menyebut, optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) menjadi salah satu isu strategis yang akan segera ditangani begitu dirinya dilantik secara resmi.
“Kalau ada perusda tapi tidak bisa memberikan kontribusi terhadap PAD, ya buat apa?” tegas Aulia, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Senin, 12 Mei 2025.
Menurutnya, evaluasi akan dilakukan secara objektif dan menyeluruh, tak hanya pada kinerja perusahaannya, tetapi juga pada sumber daya manusianya.
Ia menambahkan, jika ternyata perusda tidak berjalan karena faktor pengelola, maka orang-orang di dalamnya akan diganti.
Namun jika perusahaannya sendiri tidak relevan dengan kebutuhan bisnis saat ini, maka struktur dan model bisnisnya akan dibenahi.
“Yang salah akan kita benahi, entah orangnya atau sistem perusahaannya. Tapi yang jelas, semuanya harus berkontribusi bagi daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Aulia juga menyinggung persepsi publik yang kerap menyebut perusda sebagai wadah tim sukses.
Ia memastikan, di masa pemerintahannya, perusda tidak akan menjadi ladang politik balas jasa.
“Kami jamin, tidak akan ada lagi perusda dijadikan tempat titipan. Perusda ke depan akan diisi oleh orang-orang profesional, sesuai dengan bidang bisnis yang dijalankan,” ungkapnya.
Pembenahan ini dinilainya harus memperkuat kemandirian ekonomi daerah sekaligus menjawab harapan publik terhadap tata kelola BUMD yang lebih transparan dan berdampak langsung pada pembangunan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Transfer APBN ke Kaltim Tembus Rp40,2 Triliun, untuk Apa Saja?
-
Sejalan Arahan Prabowo Subianto, BRI Perkuat Pembiayaan Rakyat Lewat Penurunan Bunga Mekaar
-
Masyarakat Kaltim PBI JK Tak Aktif Masih Bisa Berobat Bermodal KTP
-
Warga Kaltim Diminta Reaktivasi PBI JKN di Dinas Sosial Terdekat
-
Kaltim Berencana Aktifkan Ribuan Sumur Minyak Tua demi Dongkrak PAD