SuaraKaltim.id - Honda HR-V Hybrid yang baru saja diresmikan PT Honda Prospect Motor Indonesia kini menjadi sorotan para pecinta SUV medium.
Honda HR-V hybrid yang memiliki tampilan sporty dengan teknologi cangih membuatnya pantas menjadi pelengkap mobil hybrid honda lainnya seperti, Accord, Civic hingga CR-V.
Dengan tampilan sporty, Honda HR-V hybrid tetap tampak elegan dan nyaman ciri khas mobil honda. Mobil ini diproduksi di dalam negeri.
SUV hybrid keluaran Honda ini mengusung beberapa pembaruan seperti pada bagian grill, bumper, active cornering light, lampu adaptive driving beam, anti wiper, kaca spion reverse auto light hingga lampu belakang yang sudah LED.
Honda HR-V hybrid sekilas tak begitu banyak berubah jika dibandingkan dengan HR-V versi sebelumnya. Namun pada varian tertinggi yakni, Honda HR-V hybrid RS, Honda menghadirkan sederet fitur baru.
Beberapa fitur tersebut yakni, 8 way driver power seat, wireless charger, auto power window, auto dimming rear view mirror, rear tweeter, tiga port USB tipe C, dan koneksi smartphone yang sudah nirkabel.
Honda HR-V RS juga dibekali glass sunroof yang menjadi fitur ekstra. Namun, fitur tersebut hanya terdapat varian tertinggi, lantaran berdasarkan survei internal Honda, sunroof tidak diperlukan bagi kebanyakan konsumen.
Yusak Billy selaku, Direktur Penjualan, Pemasaran dan Purna Jual PT HPM mengungkapkan, berdasarkan tes bahan bakar dari Kementerian Perhubungan, 1 liter BBM mampu menempuh jarak sekitar 25,5 kilometer dengan emisi gas 95gr/km.
Honda HR-V hybrid yang tangki bensinya diisi penuh yakni sekitar 40 liter diperkirakan bakal menembus jarak sejauh 1.000 km.
Baca Juga: Bedah Tuntas Honda HR-V Hybrid: Apa Saja yang Baru?
Angka tersebut tak berbeda dengan uji internal honda yang mencatat 1 liter BBM mampu menempuh 25,5 km pada jalanan kota dan 25km/liter untuk jalanan sub perkotaan.
Menurutnya, Honda yang menyematkan sistem hybrid e:HEV yang diklaim lebih cerdas dan strong lewat mesin bensin Atkinson 1.5L DOHC i-VTEC dan motor listrik bertenaga.
Sementara, mesin bensin mampu menghasilkan tenaga 106 PS pada 6.000-6.400 rpm dan torsi 127 Nm pada 4.500-5.000 rpm. Motor listrik menghasilkan tenaga 131 PS pada 4.000-8.000 rpm dengan torsi maksimum 253 Nm pada 0-3.500 rpm.
Kehadiran mesin ini pun diklaim menjadikan SUV kompak itu kian responsif dan efisien dari sisi bahan bakar.
Seluruh sistem HR-V hybrid dikendalikan secara otomatis melalui Electronic CVT, Power Control Unit, dan Intelligent Power Unit, yang memungkinkan transisi mulus antara tiga mode berkendara: EV Drive, Hybrid Drive, dan Engine Drive sesuai kondisi jalan dan gaya berkendara.
Berbeda dari sistem hybrid yang diusung beberapa model lain di pasaran, system e:HEV menggunakan pendekatan electric-first, yakni motor listrik menjadi sumber tenaga utama saat berkendara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Kinerja Gubernur Memprihatinkan, Sejumlah Tokoh Kaltim Bakal Bertemu Prabowo
-
Promo Indomaret hingga 13 Mei 2026, Pepsodent dan Indomilk Lebih Hemat
-
Oknum Guru Ngaji Kabur usai Diduga Lecehkan 11 Anak Bawah Umur di Kukar
-
Kasus Anak SMK Samarinda Meninggal: Ibu Minta Uang ke Sekolah buat Pengobatan 'Mandi'
-
SMKN 4 Samarinda Angkat Bicara soal Siswa Meninggal Disebut Akibat Sepatu Sempit