"Sedangkan di sejumlah wilayah peri urban lain juga potensial untuk mendukung ekonomi IKN seperti di Desa Loa Kulu, Kecamatan Loa Kulu dengan keunggulan perikanan air tawar dan pertanian pangan, di Kelurahan Riko, Kecamatan Penajam, PPU, dengan keunggulan udang dan perkebunan, sejumlah desa di Kecamatan Samboja, Kukar, dengan keunggulan perikanan dan hortikultura," ujar Putwahyu.
IKN Kobarkan Semangat 17 Agustus, Meski Tanpa Kepastian Upacara Nasional
Meski belum ada keputusan final dari pemerintah pusat mengenai lokasi upacara peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia secara nasional, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan tetap menggelar perayaan kemerdekaan dengan semarak di kawasan IKN.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pihaknya hingga kini masih menantikan instruksi resmi dari Jakarta terkait penyelenggaraan upacara tingkat kenegaraan.
Hal itu ia sampaikan saat berada di Balikpapan, Jumat, 4 Juli 2025.
“Kita lagi menunggu arahan dari Jakarta untuk yang nasional bagaimana,” ujar Basuki disadur dari ANTARA, Sabtu, 5 Juli 2025.
Belum adanya kepastian apakah upacara kenegaraan akan digelar di Istana Merdeka atau dipindahkan ke kawasan IKN, tak menyurutkan semangat OIKN untuk tetap menggelar upacara secara mandiri.
Semangat peringatan kemerdekaan terus dikobarkan di jantung calon ibu kota baru.
“Tapi pasti kita bikin sendiri. Kita akan upacara bendera di IKN,” lanjutnya.
Baca Juga: 574 CASN Otorita IKN Siap Tempati Rusun ASN di Kawasan Nusantara
Tidak hanya menggelar upacara bendera, OIKN juga telah meluncurkan rangkaian kegiatan menyambut HUT RI sejak Kamis, 3 Juli 2025, dengan pembukaan lomba olahraga internal yang digelar meriah di Lapangan PSSI.
Lebih dari 1.000 peserta ambil bagian dalam perhelatan ini.
“Kami adakan olahraga pembukaan. Di Lapangan PSSI ada seribu orang ini,” ungkap Basuki.
Ada 11 jenis lomba yang siap meramaikan suasana, mulai dari sepak bola, tarik tambang, hingga kegiatan unik seperti Nusantara Idol dan bird race yang akan dilaksanakan di area Gunung Parung.
Meski bersifat internal, perayaan ini menjadi simbol tumbuhnya kehidupan dan budaya kenegaraan di IKN.
Bagi OIKN, momentum 17 Agustus bukan sekadar seremoni, tetapi juga penanda bahwa semangat nasionalisme mulai tumbuh dan berakar di tanah yang akan menjadi pusat pemerintahan masa depan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi
-
Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino