Dengan runway sepanjang 3 km, taxiway 0,29 km, apron 0,47 km, serta jalan relokasi 4,7 km, proyek ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat konektivitas IKN secara menyeluruh.
"Kami sangat bersyukur karena hanya Kaltim yang akan memiliki tiga bandara besar dalam satu provinsi di Indonesia. Bandara SAMS di Balikpapan, Bandara APT Pranoto di Samarinda, dan Bandara IKN," bangga Rudy Mas’ud.
Peninjauan diakhiri dengan diskusi bersama Komisi V DPR RI di Gedung VVIP Bandara IKN, sebagai bagian dari koordinasi antarlembaga untuk mendorong keberlanjutan pembangunan Ibu Kota baru.
Alternatif Wisata Dekat IKN: Susur Sungai Waru Tua, Surga Bekantan di Benuo Taka
Di tengah geliat pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU), menyiapkan alternatif wisata berbasis konservasi yang unik dan edukatif: susur Sungai Waru Tua di Kecamatan Waru.
Mengusung konsep ekowisata, program ini memadukan potensi wisata alam dengan pelestarian satwa endemik khas Kalimantan.
Hal itu disampaikan Bupati PPU Mudyat Noor, Selasa, 29 Juli 2025.
"Pemerintah kabupaten berkomitmen mengembangkan wisata alam berbasis pelestarian ekosistem endemik khas Kalimantan," ujar Mudyat, disadur dari ANTARA, di hari yang sama.
Sungai Waru dikenal sebagai habitat alami Bekantan, primata berhidung panjang yang menjadi simbol kekayaan hayati Pulau Kalimantan.
Baca Juga: IKN atau Papua? Gibran: Saya Tunggu Komando Presiden
Melalui wisata susur sungai, Pemkab berharap masyarakat dan wisatawan dapat menikmati keindahan alam sekaligus memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem.
Pemkab PPU, lanjut Mudyat, memprioritaskan pelestarian Bekantan di wilayah yang dikenal dengan julukan Benuo Taka ini, demi mencegah kepunahan satwa tersebut.
"Suasana sepanjang Sungai Waru Tua pasti jadi daya tarik dengan flora dan fauna khas Kalimantan," ucapnya.
Ia menekankan bahwa pengembangan wisata ini akan dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mengedepankan prinsip konservasi.
Aktivitas wisata harus ramah lingkungan dan tidak mengganggu habitat satwa liar.
Menurut Mudyat Noor, pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab konservasionis, tapi juga bisa menjadi bagian dari strategi ekonomi daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas
-
Perempuan di Samarinda Ulu Ditembak Senapan Angin, Pelaku Dibekuk
-
Anggota TAGUPP Kaltim Minta Maklumi 'Kekeliruan Lidah' Gubernur Rudy Mas'ud