SuaraKaltim.id - Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) semakin serius membangun layanan publik berbasis digital.
Terbaru, pemerintah daerah meluncurkan aplikasi Sakti Gemas atau Satu Akses Kalimantan Timur Menuju Generasi Emas yang menghubungkan berbagai fasilitas utama dalam satu genggaman.
"Dengan satu aplikasi ini masyarakat akan lebih mudah mendapatkan layanan pendidikan, kesehatan, informasi infrastruktur, UMKM, dan berbagai fasilitas lain yang terintegrasi,” ujar Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Samarinda, disadur dari ANTARA, Senin, 18 Agustus 2025.
Aplikasi tersebut pertama kali diperkenalkan ke publik saat Konser Merah Putih di Gelora Kadrie Oening, bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia.
Melalui Sakti Gemas, warga dapat mengakses layanan pendidikan, kesehatan, hingga pelaporan kerusakan jalan atau promosi UMKM lokal.
Bahkan tersedia fitur “Lapor Wal” yang memungkinkan masyarakat langsung menyampaikan kritik, keluhan, maupun aspirasi ke pemerintah daerah.
Gubernur Rudy menekankan, inovasi digital ini dirancang untuk memangkas birokrasi sekaligus mempercepat respon pemerintah terhadap kebutuhan warga.
“Aplikasi Sakti Gemas adalah langkah konkret menuju Kalimantan Timur yang inklusif, modern, dan berdaya saing. Ini selaras dengan semangat kemerdekaan yang mengajarkan kita untuk terus berinovasi demi kemandirian dan kesejahteraan rakyat,” ucapnya.
Selain mempermudah interaksi antara rakyat dan pemerintah, keberadaan aplikasi ini juga diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Dari Tragedi 1965 hingga Lubang Tambang, Aksi Kamisan Kaltim Terus Menolak Lupa
Peluncuran aplikasi di momentum kemerdekaan disebut menjadi simbol komitmen Pemprov Kaltim dalam mewujudkan visi “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas.”
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi
-
2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim
-
Antrean Panjang BBM di Kaltim, Jam Operasional SPBU Disebut Jadi Pemicu