SuaraKaltim.id - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang kembali menyingkap dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan Landmark Tugu Selamat Datang tahun 2023.
Proyek bernilai Rp 1,3 miliar yang dikerjakan PT Samudra Prima Mandiri asal Bontang itu, disebut tidak hanya bermasalah pada indikasi mark up, tetapi juga penggunaan material yang berbeda dari rencana awal.
Kepala Kejaksaan Negeri Bontang Pilipus Siahaan melalui Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bontang, Fajarudin Semar Thaimiyah Salampessy, menjelaskan bahwa penyidik menemukan adanya perbedaan material yang digunakan di lapangan.
“Jadi selain Mark Up ada material yang tidak sesuai spek. Dibayar dengan harga normal. Tapi barang tidak sesuai,” ucap Fajarudin, disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu, 24 Agustus 2025.
Menurutnya, dokumen kontrak menyebut bahan yang digunakan seharusnya marmer.
Namun, hasil penyelidikan mendapati pihak penyedia mengganti dengan granit.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
Penyidik terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, mulai dari penyedia jasa, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, pengawas pelaksanaan, penyusun dokumen perencanaan, hingga pemilik toko material untuk klarifikasi harga.
“Jadi belum ke BPKP mas yah. Semua masih berproses. Tunggu saja informasi lanjutan,” sambungnya.
Baca Juga: Cegah Pungutan Liar, Pemkot Bontang Gulirkan Kartu Pintar untuk Pelajar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Gubernur Rudy Mas'ud Ungkap Nasib PPPK Kaltim di Tengah Aturan APBD Baru
-
Peserta Haji Kaltim yang Wafat Tahun Ini Meningkat Akibat Cuaca Ekstrem
-
BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker di Singapura
-
Layanan BRImo Makin Diapresiasi Nasabah, Buka Rekening Makin Mudah
-
BRI Melayarkan Bank ke Laut, Teras Kapal Jangkau 27 Pulau di Indonesia