SuaraKaltim.id - Polres Bontang kembali memastikan bakal menindaklanjuti laporan aktivitas tambang ilegal yang disebut berlangsung di Kilometer 25, Desa Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu.
Informasi tersebut sebelumnya ramai setelah rekaman truk pengangkut batu bara melintas di jalan umum beredar.
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kasat Reskrim AKP Randy Anugrah menegaskan, tim saat ini tengah bergerak mengidentifikasi titik koordinat lokasi yang dimaksud.
“Kemarin baru kelar Sertijab bang. Ini kami langsung tindaklanjuti yah,” ujar AKP Randy, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa, 25 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, kepolisian perlu memastikan terlebih dahulu apakah lokasi itu memang berada di luar konsesi perusahaan yang memiliki izin resmi.
“Ini kami harus pastikan dulu. Jangan sampai salah arah,” tambahnya.
Sebelumnya, aktivitas pengangkutan batu bara diduga ilegal di Santan Ulu mencuri perhatian.
Pada Minggu, 24 Agustus 2025, sumber jaringan media ini mendokumentasikan truk bermuatan batu bara keluar dari area belakang tugu Khatulistiwa dan melintasi jalan poros Bontang-Samarinda sejauh 10 kilometer.
Dari sana, truk masuk ke jalur umum hingga menempuh perjalanan 20 kilometer menuju Pelabuhan Makarama.
Baca Juga: Tugu Rp 1,3 Miliar di Bontang Diduga Bermasalah, Kejari: Dibayar Normal, Tapi Barang Tidak Sesuai
Rekaman yang diterima redaksi memperlihatkan aktivitas itu berlangsung sejak 17 Agustus lalu, tepat di Hari Kemerdekaan RI, dan berlanjut hampir sepekan tanpa hambatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Kolam Bekas Tambang di Kukar Jadi Tempat Wisata usai Terbengkalai 28 Tahun
-
Ribuan Guru PPPK di Kaltim Diperpanjang Kontraknya, DPRD Janji Kawal
-
Viral Lagi, Terungkap Kondisi Terkini Orangutan Kurus dan Anaknya di Kutai Timur
-
Fundamental Kokoh, PSGO Imbangi Pertumbuhan Usaha dan Pembagian Dividen
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Hujan Petir saat Perayaan Iduladha