SuaraKaltim.id - Pembangunan fasilitas inti di Ibu Kota Nusantara (IKN), terus dikebut.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan sejumlah proyek strategis seperti Istana Wakil Presiden dan Masjid Negara rampung pada Desember 2025.
Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Dewi Chomistriana, saat meninjau JPO Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin,
“Yang kami tangani ya seperti sisa-sisa pekerjaan masjid. Kemudian air minum. Kemudian Istana Wapres, itu kami selesaikan di 2025,” kata Dewi, disadur dari ANTARA, Selasa, 9 September 2025.
Menurut Dewi, penyelesaian target tersebut sesuai dengan arahan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
“MYC (multi years contract) kami masih berproses. Dan kami sudah mendapatkan arahan dari Pak Menteri (PU Dody Hanggodo) yang dilakukan oleh (Direktorat Jenderal) Cipta Karya, ini semuanya akan diselesaikan di Desember 2025,” jelasnya.
Beberapa proyek yang ditargetkan rampung antara lain Masjid Negara, instalasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), serta Istana Wapres.
Sementara kontrak tahun jamak untuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) baru ditargetkan selesai pada 2026.
“Jadi untuk 2026 yang melaksanakan OIKN. Kecuali ada beberapa paket pekerjaan yang memang masih harus kami yang menindaklanjuti seperti IPAL. Itu masih kami akan tindaklanjuti karena memang ini prosesnya tidak bisa dihentikan di Desember 2025,” tambahnya.
Baca Juga: Masih Tinggi, Angka Anak Putus Sekolah di PPU Jadi PR Besar Kawasan IKN
Istana Wakil Presiden yang dibangun dengan konsep huma betang umai menempati lahan seluas 148.417 meter persegi.
Proyek bernilai Rp 1,457 triliun ini dikerjakan PT Adhi Karya bersama Penta Architecture dengan kontrak kerja tahap pertama sejak Mei 2024 hingga Agustus 2025.
Sementara itu, progres pembangunan Masjid Negara juga terus berjalan dengan capaian konstruksi sekitar 60 persen.
“Pembangunan Masjid Negara IKN sampai saat ini masih terus berjalan,” ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, Selasa, 4 Juni 2025.
Masjid Negara berdiri di atas lahan 32.125 m² dengan desain megah, dilengkapi area komersial, plaza, kolam retensi, hingga fasilitas penunjang seperti hall pertemuan dan ruang tunggu VIP.
Kontrak pengerjaan yang dimulai November 2023 menelan biaya Rp 940 miliar dari APBN, dengan pelaksana PT Adhi Karya – PT Hutama Karya KSO.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud
-
Remaja 13 Tahun asal Samboja Jadi Korban ke-57 Tewas di Lubang Tambang
-
Daftar 3 Prajurit TNI Gugur, Korban Helikopter Jatuh saat Padamkan Karhutla
-
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter saat Misi Karhutla di Kalteng
-
Massa Kembali Demo di Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud ke Jakarta