SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang resmi mengubah status 1.433 Tenaga Kerja Daerah (TKD) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.
Meski status meningkat, perubahan ini tidak serta-merta membawa tambahan gaji bagi para tenaga kerja tersebut.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang, Sudi Priyanto, menegaskan bahwa besaran gaji PPPK paruh waktu tetap setara dengan upah minimum kota (UMK).
Nominal ini identik dengan gaji yang sebelumnya diterima ketika masih berstatus honorer.
Hal itu disampaikan Sudi saat berada di Bontang, Jumat, 12 September 2025.
“Nilainya sama yang diterima saat ini atau menjadi TKD,” ujar Sudi disadur dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Sabtu, 13 September 2025.
Menurutnya, anggaran PPPK Paruh Waktu dialokasikan melalui belanja jasa Pemkot Bontang.
Sementara untuk tambahan Tunjangan Kinerja (Tukin), Sudi menyebut belum ada keputusan.
“Kalau itu nanti kita lihat kebijakan pusat yah,” sambungnya.
Baca Juga: Total Rp 34 Miliar! Pemkot Bontang Perkuat Akses Pendidikan Tinggi Lewat Dua Skema Beasiswa
Lebih lanjut, Sudi mengingatkan para calon PPPK Paruh Waktu agar segera melengkapi administrasi, khususnya pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP).
Proses pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dapat dilakukan peserta melalui situs resmi https://sscasn.bkn.go.id mulai 10–15 September 2025.
Beberapa dokumen wajib diunggah peserta meliputi SKCK, surat keterangan sehat dari dokter pemerintah, dan ijazah asli.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Pembantaian Satu Keluarga di Perbatasan Kaltim-Kalteng, 5 Orang Tewas Mengenaskan
-
Kemendagri Kasih Paham Rudy Mas'ud, Sentil Penggunaan Anggaran Kaltim
-
Setahun Cuma Setor Rp500 Juta, DPRD Samarinda Pertanyakan Bagi Hasil Varia Niaga
-
Banyak Aduan soal Anggaran, Pengelolaan APBD Kaltim Dikawal Khusus Kemendagri
-
Maaf Gubernur Kaltim Tak Cukup, Butuh Realisasi Bangun Kepercayaan Rakyat