SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mulai menyalurkan bantuan pendidikan Gratispol bagi mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Pada tahap pertama, sebanyak 7.904 mahasiswa dipastikan menerima keringanan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kaltim, Dasmiah, meminta para pendaftar untuk segera memeriksa status penerimaan melalui laman resmi: https://s.id/gratispol-ptn-kaltim-2025-tahap-1.
“Saya ucapkan selamat kepada mahasiswa-mahasiswi Kaltim yang menerima bantuan Gratispol. Semoga bisa bermanfaat dan menjadi motivasi untuk lebih semangat menempuh pendidikan,” ujarnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis, 18 September 2025.
Tahap Kedua Masih Dibuka
Dasmiah memastikan program ini tidak berhenti di tahap pertama.
Ribuan mahasiswa lainnya masih berpeluang menerima bantuan setelah melengkapi berkas persyaratan.
“Pada tahap pertama, kami menyalurkan bantuan untuk 7.904 mahasiswa. Selanjutnya, akan ada pengumuman tahap kedua,” jelasnya.
Pemerintah memberi waktu tambahan dua minggu bagi calon penerima yang belum melengkapi dokumen.
Baca Juga: Pemprov Kaltim Diduga 'Boros', Anggaran Influencer Rp 1,7 Miliar Disorot Ekonom
“Untuk yang belum mendapat bantuan, segera lengkapi berkasnya di website Gratispol,” imbau Dasmiah.
Transparansi Penyaluran
Untuk menjaga akuntabilitas, bantuan Gratispol tidak diberikan langsung ke mahasiswa, melainkan ditransfer ke rekening perguruan tinggi.
“Penyaluran ini dilakukan agar lebih transparan dan mudah diawasi. Saat ini masih ada sekitar 4.000 mahasiswa yang berpotensi menerima bantuan pada tahap kedua,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas