-
Video viral di TikTok yang diklaim memperlihatkan warga menjarah SPBU Pertamina ternyata bukan penjarahan, melainkan aksi unjuk rasa di Indramayu.
-
Aksi tersebut dilakukan warga Forum Masyarakat Balongan Bersatu yang memprotes pengalihan bantuan susu dari Pertamina ke program CSR lain.
-
Pertamina menegaskan video itu menampilkan protes damai, bukan penjarahan seperti yang dinarasikan di media sosial.
SuaraKaltim.id - Sebuah video beredar di media sosial TikTok menampilkan sekelompok orang berkumpul di depan fasilitas Pertamina dengan narasi bahwa warga sedang menjarah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Video tersebut diunggah akun “paparazi937” pada Minggu, 28 September 2025, dengan keterangan:
“Begini akibatnya kalau Pertamina tidak adil, hancur sudah SPBU... Pertamina sudah mulai dijarah.”
Hingga Senin, 6 Oktober 2025, video itu telah ditonton 756 kali, disukai 56 kali, dan mendapat 5 komentar.
Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Cek Fakta Kompas.com, klaim tersebut tidak benar.
Melalui metode reverse image search, ditemukan bahwa video serupa diunggah oleh akun TikTok lain seperti “akdi.supriatno” dan “tunasfakta”, dengan keterangan bahwa peristiwa itu adalah aksi unjuk rasa di depan kantor PT Pertamina Patra Niaga TBBM Balongan, Indramayu, pada Selasa, 23 September 2025.
Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, unjuk rasa dilakukan oleh warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Balongan Bersatu untuk memprotes pengalihan bantuan susu yang sebelumnya rutin diberikan oleh Pertamina.
Bantuan tersebut dialihkan ke program CSR lain berupa pembangunan gedung serbaguna Desa Balongan.
Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa video tersebut tidak menunjukkan penjarahan, melainkan aksi protes damai terkait bantuan sosial.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Jet Tempur Israel Jatuh di Madinah?
Dengan demikian, klaim bahwa video memperlihatkan warga menjarah SPBU Pertamina adalah tidak benar.
Faktanya, video itu menggambarkan demonstrasi warga Balongan, Indramayu, menolak pengalihan program bantuan susu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
5 Mobil Keluarga Bekas di Bawah 100 Juta: Interior Luas, Praktis dan Ekonomis
-
Sebanyak 63 Ribu Paket Seragam Sekolah Gratis Dibagikan di Kaltim
-
3 Mobil Bekas Wuling Konfigurasi Captain Seat: Harga Murah, Fitur Mewah
-
4 Mobil Pintu Geser Bekas di Bawah 100 Juta, Fitur Captain Seat dan Sunroof
-
3 Mobil Bekas Hyundai, SUV Premium untuk Keluarga dengan Teknologi Lengkap