-
Video viral di TikTok mengklaim Menteri Agama membagikan dana hibah Rp250 juta–Rp1 miliar ke seluruh Indonesia, namun klaim tersebut tidak memiliki dasar resmi maupun bukti kredibel.
-
Hasil penelusuran Mafindo (TurnBackHoax) menunjukkan tidak ada informasi serupa di situs resmi Kementerian Agama maupun sumber berita tepercaya.
-
Video yang digunakan ternyata berasal dari pertemuan Menteri Agama dengan Dubes Arab Saudi di Jakarta, yang membahas kerja sama bidang haji dan pendidikan, bukan pembagian dana hibah.
SuaraKaltim.id - Beredar sebuah video di media sosial TikTok melalui akun “dana.hiba18” pada Selasa, 30 September 2025, dengan klaim bahwa “Menteri Agama resmi membagikan bantuan dana hibah ke seluruh wilayah Indonesia sebesar Rp 250 juta hingga Rp 1 miliar.”
Dalam keterangan unggahan, disebutkan pula bahwa masyarakat dapat “mendaftar diri” untuk mendapatkan bantuan tersebut.
Video ini menarik banyak perhatian publik.
Hingga Senin, 6 Oktober 2025, konten tersebut telah memperoleh lebih dari 5 ribu tanda suka, 5 ribu komentar, dan dibagikan lebih dari 3 ribu kali oleh pengguna TikTok lainnya.
Namun, setelah dilakukan penelusuran oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax), klaim tersebut terbukti tidak benar.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta menelusuri klaim dengan kata kunci “Menteri Agama Resmi Membagikan Dana Hibah 250 Juta–1 Miliar” melalui mesin pencarian Google.
Hasilnya, tidak ditemukan sumber resmi maupun berita kredibel yang mengonfirmasi adanya program pembagian dana hibah oleh Kementerian Agama.
Dalam laman resmi kemenag.go.id, tidak terdapat informasi mengenai pembagian dana hibah sebesar Rp 250 juta hingga Rp 1 miliar ke seluruh wilayah Indonesia.
Tim pemeriksa fakta juga menelusuri video yang digunakan dalam unggahan tersebut.
Baca Juga: CEK FAKTA: Klaim Protes Nelayan Soal Jeriken di Palabuhanratu Keliru
Berdasarkan hasil pencarian citra melalui Google Lens, video itu ternyata diambil dari pertemuan resmi antara Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal bin Abdullah Al-Amudi, yang digelar di Menteng, Jakarta.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi, terutama dalam bidang penyelenggaraan ibadah haji dan pendidikan, bukan pembagian dana hibah.
Klaim yang menyebut “Menteri Agama resmi membagikan dana hibah Rp250 juta–Rp1 miliar” adalah palsu atau fabricated content.
Video yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan cuplikan dari kegiatan resmi Kementerian Agama bersama Duta Besar Arab Saudi, dan tidak berkaitan dengan pembagian dana hibah dalam bentuk apa pun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026, Kredit UMKM Capai Rp1.235,4 Triliun
-
Kaltim Masuk 10 Besar Nasional Provinsi Rawan Karhutla
-
Kebakaran Lahan Gambut Seluas 311 Hektare Terjadi di Kutai Kartanegara
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Sofifi, Buka Ruang UMKM Tumbuh
-
Enam Perusahaan di Kalimantan Dijatuhi Sanksi Imbas Karhutla Areal Konsesi