- Unggahan Facebook mengklaim Presiden Prabowo telah memecat Bahlil Lahadalia dari kabinet, namun klaim tersebut tidak didukung bukti dan tergolong konten palsu.
- Hasil penelusuran TurnBackHoax.id dan Antara News tidak menemukan satu pun sumber kredibel yang memberitakan pemecatan Bahlil; ia masih menjabat sebagai Menteri ESDM.
- Klaim “Prabowo pecat Bahlil” dikategorikan sebagai fabricated content karena menyesatkan publik dan tidak memiliki dasar fakta.
SuaraKaltim.id - Sebuah unggahan di Facebook dengan klaim Presiden Prabowo telah memecat Bahlil Lahadalia dari kabinet beredar luas dan menarik perhatian warganet. Klaim tersebut ternyata tidak benar dan tergolong konten palsu (fabricated content).
Akun Facebook “Agung Zainal Mutaqin” pada Kamis, 2 Oktober 2025, mengunggah video disertai narasi:
“Presiden Prabowo resmi copot Bahlil dari kabinet?
Presiden Prabowo merasa aneh ke Jokowi. Kok bisa milih Bahlil jadi menteri.
Si Bahlil sekolahnya belum lulus makanya semua kebijakannya ngawur.
RAKYAT: Keputusan yang tepat Pak Prabowo.”
Hingga Selasa, 4 November 2025, unggahan tersebut telah disukai sekitar 23 ribu akun, dibagikan lebih dari 900 kali, dan mendapat lebih dari 200 ribu komentar.
Melansir dari TurnBackHoax.id, tim pemeriksa fakta melakukan penelusuran dengan kata kunci “Presiden Prabowo pecat Bahlil” melalui mesin pencari Google.
Hasilnya, tidak ditemukan satu pun sumber berita kredibel yang memberitakan pemecatan Bahlil Lahadalia oleh Presiden Prabowo.
Pencarian justru mengarah pada artikel periksa fakta Antara News berjudul “Hoaks! Video Prabowo Pecat Bahlil dari Menteri ESDM”.
Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa klaim pemecatan Bahlil adalah informasi palsu, dan hingga kini Bahlil Lahadalia masih menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Kabinet Merah Putih.
Klaim yang menyebut Presiden Prabowo memecat Bahlil Lahadalia dari kabinet adalah tidak benar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Puan Minta Kejagung Tak Zhalimi Koruptor
Tidak ada bukti resmi maupun pemberitaan media arus utama yang mendukung klaim tersebut.
Konten ini dikategorikan sebagai konten palsu (fabricated content) yang menyesatkan publik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Polisi Viral Merokok Sambil Nyetir: Saya Berjanji Takkan Mengulangi Lagi
-
Oknum Polisi Viral Nyetir Sambil Merokok di Banjarmasin Terancam Sanksi
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf
-
Klarifikasi Lagi! Pemprov Ungkap Isu Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 Miliar